Pesisir Selatan, PilarbangsaNews
Seolah menjadi momok saat hujan lebat turun warga Rawang Painan, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan, pasalnya saluran drainase diwilayah itu kurang berjalan efektif, ditambah sendimen lumpur yang mengendap.
Selain sendimen yang banyak, keberadaan saluran primer dan sekunder pembuangan air kurang optimal, dan perlu dillakukan perbaikan kembali.
Pantuan dilapangan, setiap kali hujan lebat turun ruas jalan Panto, Rawang Painan, dan sekitarnya menjadi langganan banjir. Bahkan air hujan bisa mencapai tinggi lutut orang dewasa. Bahkan, hingga masuk keteras rumah warga.
Selain itu juga mwmbuat warga sekitar enggan keluar rumah, takut kendaraan mogok. Akibat tingginya genangan air hujan.
Yayan, salah seorang warga painan menuturkan, setiap kali hujan lebat turun selalu daerahnya di Rawang painan, selalu banjir, apalagi kondisi drainase yang tidak berjalan, sehingga air tidak bisa berjalan lancar.
”Takutnya hujan tidak berhenti – henti, bisa – bisa masuk halaman rumah. Tidak tertutup kemungkinan bisa masuk ke dalam rumah,” kata Yayan.
Hal sama juga dikatakan Uun (30) warga Painan bahwa setiap hujan turun ruas jalan di rawang ini selalu menjadi langanan banjir. Hujan hari ini saja, air hampir masuk dalam rumah, bahkan sepeda motor miliknya tidak bisa lagi berjalan karena kondisi air didepan rumahnya cukup tinggi.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Pemukiman Rakyat (PUPR) Kabupaten Pesisir Selatan Jaferi, ST, MT menuturkan, melihat kondisi saluran drainase baik primer maupun sekunder di daerah Rawang Painan dan sekitarnya memang seharusnya ada penataan ulang kembali.
Namun karena kondisi keuangan yang ada pada dinas PUPR, untuk sementara ini tahun 2026 Dinas PUPR Kabupaten Pesisir Selatan menggarkan 7 Miliar untuk pembangunan drainaae, dari shelter Tsunami Rawang Painan hingga pembuangan akhir air di Painan Timur, kurang lebih sepanjang 1 Km.
“Kita juga menghimbau pada warga agar tidak membuang sisa – sisa timbunan tanah ke saluran drainase, ataupun membuang sampah dan lainya yang dapat menggangu aliran air,” ungkapnya. (ori)













