Web Hosting
Web Hosting

Berita

Hendrajoni Ingatkan Panitia Pilwana Jaga Netralitas dan Profesionalisme

6
×

Hendrajoni Ingatkan Panitia Pilwana Jaga Netralitas dan Profesionalisme

Sebarkan artikel ini

Pesisir Selatan, PilarbangsaNews

Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni malaksanakan launching Pilwana Serentak Tahun 2026 di 93 nagari, di wilayahnya. Launcing dilaksanakan di halaman kantor Bupati Pesisir Selatan, Senin (10/7/2026) dihadiri Wakil Bupati Risnaldi Ibrahim, Forkopimda, Sekda, Asisten, Kepala OPD, BUMD dan BUMD, serta Camat Se – Kabupaten Pesisir Selatan.

 

 

Dalam arahannya, Hendrajoni mengatakan pada tahun ini, pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan akan menyelenggarakan pemilihan wali nagari secara serentak pada hari Rabu tanggal 21 Oktober 2026 yang akan datang. Kegiatan pilwana ini tersebar di 14 kecamatan, kecuali Kecamatan Lengayang, dan pada 93 nagari.

 

“Pilwana ini bukan hanya sebatas momentum untuk melahirkan pemimpin nagari yang mampu membawa kemajuan, tetapi juga menjaga persatuan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

 

Kepada seluruh unsur Forkopimda Pesisir Selatan, Bupati Hendrajoni mengharapkan adanya dukungan dan kerja sama yang baik dalam menyukseskan dan menciptakan kondisi daerah yang aman, terkendali dan kondusif selama penyelenggaraan Pilwana serentak tahun 2026.

 

Dan sejak tanggal 28 Juli 2026, Pemda Pesisir Selatan telah menetapkan panitia Pilwana tingkat kabupaten dengan surat keputusan bupati pesisir selatan, nomor : 400.10.2.2/403/kpts/bpt-ps/2026. Untuk itu, panitia kabupaten agar segera memulai tahapan pemilihan wali nagari serentak sesuai dengan tahapan yang telah disusun.

 

“Panitia Pilwana agar bisa menjaga netralitas dan profesionalisme, dan panitia wajib bersikap independen, adil, tidak memihak salah satu calon, serta bertindak sesuai dengan regulasi dan undang-undang yang berlaku,” tegasnya.

 

Untuk itu, panitia juga harus patuh pada aturan dan Juknis, serta memastikan seluruh tahapan pilwana berpedoman pada petunjuk teknis agar terhindar dari sengketa hukum atau administratif. Membangun sinergi dan koordinasi antar lembaga, membangun koordinasi yang solid dengan forkopimda, camat, panitia tingkat nagari, hingga aparat keamanan guna menjaga pilwana kelancaran proses serta melakukan deteksi dini dan mitigasi konflik serta mengantisipasi potensi kerawanan sosial, politik uang, maupun gesekan antar pendukung, agar situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif, melakukan pengawasan dan pendampingan optimal serta melaksanakan fungsi pembinaan, bimbingan teknis, sekaligus monitoring dan evaluasi yang ketat terhadap panitia tingkat nagari dan TPS.

 

“Wujudkan transparansi dan akuntabilitas dalam mengelola kejelasan seluruh alur dan data pemilih seperti data. Kepada para camat, saya tegaskan agar mengambil peran aktif dalam melakukan pembinaan, koordinasi, dan pengawasan di wilayah kerja masing-masing,” kata Bupati.

 

Kepada para penjabat wali nagari, Ia mengingatkan agar senantiasa menjaga netralitas. Karena, para pejabat wali nagari memiliki tanggung jawab besar sebagai pemimpin pemerintahan nagari untuk tidak memihak kepada calon manapun.

 

“Saya juga meminta agar seluruh perangkat nagarinya tetap bersikap profesional, tidak terlibat dalam politik praktis, serta dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat tanpa membedakan pilihan politik,” tutupnya.

 

Dalam acara pagi itu dilaksanakan penandatanganan dukungan Forkopimda tentang pelaksanaan Pilwana serentak di Kabupaten Pesisir Selatan dan pelepasan balon. (ori)