Kabupaten Solok, PilarbangsaNews
Pasca bencana banjir, persoalan air bersih masih menjadi persoalan oleh masyarakat, apalagi bencana terjadi di daerah sumber mata air. Sebagai bentuk respon dari keluhan dan pengaduan masyarakat terkait pemunuhan kebutuhan air bersih di beberapa wilayah kerap macet.
Bupati Solok, Dr. (HC) Jon Firman Pandu, SH, menggelar Rapat Evaluasi Kinerja dengan jajaran Perusahaan Umum Daerah Air Minum atau yang melekat dengan sebutan PDAM Tirta Solok Nan Indah di Aula Pertemuan PDAM Koto Baru tersebut, Senin (19/10/2026).
Rapat evaluasi ini merupakan menyerap aspirasi dan menindaklanjuti keluhan masyarakat, sekaligus mendorong peningkatan kualitas pelayanan air bersih agar lebih optimal dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.
Direktur Perumda Air Minum Tirta Solok Nan Indah Febri Fauzia memaparkan kondisi kinerja perusahaan dan berbagai persoalan yang tengah dihadapi dalam penyediaan dan pendistribusian air bersih kepada pelanggan.
Jon Firman Pandu menegaskan, bahwa pelayanan air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus menjadi perhatian serius. Ia berharap berbagai persoalan yang menyebabkan distribusi air sering terhenti dapat segera ditangani melalui evaluasi menyeluruh dan langkah perbaikan yang konkret.
Targetkan 30.000 Pelanggan Terlayani
Ia menegaskan, selain peningkatan kualitas pelayanan, juga menargetkan bertambahnya sampai 30.000 pelanggan, saat ini baru sekitar 16.000 pelanggan.
Untuk mewujudkan target tersebut, Bupati menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Solok akan mengupayakan dukungan investasi dari Pemerintah Pusat. Ia meminta pihak Perumda mempersiapkan seluruh dokumen dan persyaratan yang diperlukan agar upaya pengajuan bantuan dapat dilakukan dengan baik.
“Untuk investasi di Perumda ini, kita akan minta kepada Pemerintah Pusat, dan Perumda siapkan apa saja dokumen yang diperlukan,” ujar Bupati.
Menurutnya, dukungan investasi dari Pemerintah Pusat diharapkan dapat dimanfaatkan untuk memperbaiki infrastruktur pelayanan air bersih sekaligus menambah Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), sehingga kapasitas dan jangkauan pelayanan dapat semakin luas.
“Perumda Air Minum Tirta Solok Nan Indah terus berbenah, meningkatkan respons terhadap pengaduan masyarakat, serta memperkuat perencanaan investasi agar pelayanan air bersih di Kabupaten Solok semakin lancar, merata, dan berkelanjutan,” tegas orang nomor Kabupaten Solok ini mengakhiri. (Syam)




















