Web Hosting
Web Hosting
Berita

Akibat Viral Bidan Dona di Pasaman, Presiden Prabowo Perintahkan Bangun Jembatan Baru

393
×

Akibat Viral Bidan Dona di Pasaman, Presiden Prabowo Perintahkan Bangun Jembatan Baru

Sebarkan artikel ini

Pasaman, PilarbangsaNews 

 

 

Pemerintah gerak cepat tindaklanjuti video viral Bidan Dona di Nagari Cubadak Barat, Pasaman. Video itu viral karena jembatan roboh membuat bidan Dona harus berenang menyeberangi sungai demi mengobati pasien. Jembatan yang roboh akan segera diganti dengan jembatan baru.

 

Gerak cepat itu diperintahkan Presiden Prabowo. Perwakilan dari Mensesneg, Masrul pun diutus untuk survei langsung ke lokasi, Selasa (5/8/2025).

 

Wakil Ketua DPRD Sumbar, Evi Yandri Rajo Budiman yang mendampingi langsung peninjauan itu. Ikut serta Anggota DPRD Sumbar, Khairudin Simanjuntak, Wakil Bupati Pasaman, perwakilan DPRD Pasaman, camat, wali nagari dan sejumlah tim lainnya.

 

“Pembangunan jembatan akan secepat mungkin dilaksanakan atas bantuan Presiden Prabowo. Termasuk pula Anggota DPR RI, Andre Rosiade,” ujar Evi Yandri sesampai di lokasi, yakni Batang Pasaman, Nagari Cubadak Barat.

 

Ia mengatakan Anggota DPR RI, Andre Rosiade rencananya juga akan meninjau langsung ke lokasi pada 13 Agustus 2025 mendatang.

 

Untuk sampai ke lokasi jembatan tersebut di sana tidaklah mudah. Letaknya terbilang sulit dijangkau. Dari kantor bupati setempat menuju pangkalan ojek arah ke jembatan  memakan waktu 2 jam perjalanan.

 

Sesampai di pangkalan ojek, perjalanan tidak bisa lagi menggunakan kendaraan roda empat. Hal ini dikarenakan jalan yang akan dilalui berupa jalan setapak atau jalan tanah. Hanya kendaraan roda dua yang bisa lewat.

 

Namun tidak semua jenis kendaraan roda dua bisa mengakses jalan itu. Ini dikarenakan kondisi jalan setapak tersebut cukup ekstrim. Tanah banyak tidak rata dan ditemui banyak gundukan-gundukan. Ada pula jalur pendakian. Termasuk jalan berlubang atau terban karena tanah yang amblas terkikis. Acap pula ditemui kondisi tanah becek dan berlumpur karena terendam air. Sementara di kanan kiri seringkali banyak semak belukar.

 

Selama empat puluh menit kondisi jalanan itu mesti dilalui kendaraan roda dua. Sesampai tim survei di sana, jembatan yang roboh telah diperbaiki menjadi jembatan darurat. Namun kondisinya masih belum aman dan belum layak untuk digunakan masyarakat.

 

“Kita lihat jembatan yang roboh sudah diperbaiki. Ini jembatan darurat yang masih belum terbilang aman dan nyaman digunakan warga,” kata Evi Yandri Rajo Budiman.

 

Kondisi ini telah dilaporkan langsung pada pemerintah pusat, lanjut Evi. Berdasarkan peninjauan langsung itu diputuskan jembatan baru akan dibangun.

 

“Telah kita informasikan dan pembangunan jembatan akan dibantu presiden Prabowo dan Andre Rosiade. Sesegera mungkin jembatan baru akan dibangun,” tutur Evi.

 

Nantinya setelah jembatan baru itu ada, Evi berharap tidak ada lagi kesulitan bagi tenaga medis dan masyarakat untuk pengobatan. Selain juga masyarakat nagari Cubadak Barat secara umum pun bisa memiliki jembatan yang layak dan aman untuk dilintasi. (Gilang)