Web Hosting
Web Hosting
Opini

PRABOWO DISERANG, PRABOWO MELAWAN?

×

PRABOWO DISERANG, PRABOWO MELAWAN?

Sebarkan artikel ini

Oleh : Dr. Anton Permana (Tanhana Dharma Manggruva Institute)

Permasalahan utama dari Prabowo itu dari dulu adalah, kesadaran, semangat patriotik dan rasa nasionalismenya untuk bagaimana mengelola sumber daya alam nasional Indonesia ini dikelola dan dimanfaatkan untuk kesejahteraan rakyat Indonesia itu sendiri.

 

 

Tekad Prabowo itu sesuai amanat UUD 1945 pasal 33. Tetapi, hal ini juga yang paling fundamentel bertentangan dengan kepentingan para oligarkhi dan elit global dunia saat ini, yang sudah terlalu euunakkk menikmati kekayaan alam bumi nusantara kita.

 

Dampaknya adalah ; akhirnya, semua program dan niat baik dari seorang Prabowo secara masiv, dibelokkan, disabotase, didestruktif (atau dirusak) melalui produksi narasi dan opini yang memelintir semua kegiatan tersebut menjadi negatif atau buruk.

 

Hal itu dilakukan melalui jaringan dan antek-antek yang mereka bina melalui topeng yayasan, LSM, media-media bayaran dan ciloteh para pakar serta akademisi.

 

Contohnya adalah : program penguatan sistem pertahanan negara kita yang tertinggal agar menjadi kuat untuk menjaga kedaulatan, dituduh upaya militeristik.

 

Program pembangunan ekonomi rakyat berbasis koperasi rakyat untuk bisa bersaing melawan hegemoni koorporasi besar, yang disorot bangunan KDMP yang dibangun di hutan dan gunung.

 

Program pencegahan stunting, menghidupkan ekonomi menengah dan menciptakan lapangan kerja melalui MBG, yang disorot dan dibesarkan adalah berita siswa yang tiba-tiba saja keracunan.

 

Program perampasan kembali aset negara melalui Satgas PKH atas kebun dan tambang, tetapi yang digoreng tiba-tiba kebakaran hutan dimana mana.

 

Bangun sekolah rakyat dan kampung nelayan untuk meningkatkan taraf pendidikan dan kesejahteraan masyarakat, yang disorot keterlibatan TNI dan isu isu sentimen lainnya.

 

Sadarkah kita guys, semua itu adalah orkestrasi untuk menjauhkan kita dari fakta-fakta kebenaran yang dibalik menjadi rasa sentimen, kecurigaan, berujung pada kebencian dan ketidakpercayaan pada pemerintahan yang sah! Lalu ujung-ujungnya ikut bersama menggulingkan pemerintahan. Persis seperti pola menjatuhkan Pak Harto di tahun 1998.

 

Anehnya, mereka yang teriak-teriak hari ini, kemana ketika pemerintahan Jokowi gila-gilaan menjual murah, dan memberikan karpet merah kepada cukong cukong asing yang tidak saja merampok kekayaan alam kita ribuan triliun tetapi juga merusak lingkungan hidup negara kita?

 

Wajar Prabowo akhirnya melawan. Karena ini adalah pertaruhan kedaulatan bangsa. Demi masa depan anak cucu kita.

 

Biar semakin terlihat jelas siapa yang penjilat dan jadi pengkhianat di negeri ini. Siapa yang bermain di belakang layar selama ini.

 

Prabowo ada kelemahan dan kekurangan? So Pasti dong sebagai manusia. Mari kita ingatkan bersama.

 

Tetapi ikut latah ingin menjatuhkan Prabowo yang sedang berjuang mati-matian menyelamatkan bangsa ini dari penjajahan oligarkhi? Itu namanya pengkhianat!

 

Karena kebodohan yang paling buta di era moderen itu adalah : menolak kebenaran hanya karena berbeda kepentingan.

 

Lebih parah lagi ; berteriak atas nama rakyat, seakan membawa pedang keadilan, tetapi semua biaya dan narasi yang disuarakan berasal dari uang asing untuk membunuh bangsa sendiri. Hhmmm.. Itu namanya munafik!

 

Mari kita semua sadar, waspada dan menjaga Indonesia. Salam Indonesia Jaya!

 

*) Isi tulisan sepenuhnya tanggungjawab penulis