Web Hosting
Web Hosting
Berita

PK PMII STAI Al-Azhar Pekanbaru Gelar MAPABA, Perkuat Kaderisasi dan Kepedulian Sosial

×

PK PMII STAI Al-Azhar Pekanbaru Gelar MAPABA, Perkuat Kaderisasi dan Kepedulian Sosial

Sebarkan artikel ini

Pekanbaru, PilarbangsaNews

Pengurus Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PK PMII) STAI Al-Azhar Pekanbaru tahun 2026 menggelar Masa Penerimaan Anggota Baru (MAPABA) sebagai langkah awal membentuk kader mahasiswa yang berintegritas, berkarakter, serta memiliki semangat perjuangan dan kepedulian terhadap persoalan sosial kemasyarakatan sekretariat jalan KH. Ahmad Dahlan, Senin (19/102026)

 

Menurut Abdul Kholid kegiatan ini tidak sekadar menjadi pintu masuk bagi anggota baru untuk mengenal organisasi, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran dalam menanamkan nilai-nilai dasar PMII, membangun kesadaran kritis, serta memperkuat solidaritas dan semangat kebersamaan antarmahasiswa.

 

MAPABA tersebut diisi dengan penyampaian materi oleh sejumlah pemateri berpengalaman dari PMII Kota Pekanbaru.

Melalui materi dan proses pengkaderan, peserta didorong untuk memahami peran mahasiswa sebagai insan akademis yang memiliki tanggung jawab moral dalam memperjuangkan nilai-nilai keadilan, kemanusiaan, dan kepentingan masyarakat.

 

Menariknya, kegiatan ini juga diwarnai aksi berbagi kepada sesama. Aksi sosial tersebut menjadi wujud nyata bahwa pergerakan mahasiswa tidak cukup hanya diwujudkan melalui diskusi, gagasan, dan kritik, tetapi juga harus hadir dalam tindakan konkret yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

 

Ketua Komisariat PMII STAI Al-Azhar Pekanbaru, Abdul Kholid, menegaskan bahwa MAPABA diharapkan menjadi momentum positif untuk membangkitkan antusiasme kader dalam menjaga eksistensi sekaligus membesarkan PMII di lingkungan kampus.

 

“Melalui kegiatan ini, mudah-mudahan menjadi sinyal positif dan bentuk antusiasme kita bersama untuk terus merawat, menjaga, serta membesarkan PMII di kampus STAI Al-Azhar Pekanbaru. Saya berharap semangat kebersamaan ini tidak berhenti hanya pada kegiatan MAPABA, tetapi terus tumbuh dalam setiap proses dan langkah perjuangan kita,” ujarnya.

 

justru dalam proses pengkaderan tidak semata-mata berorientasi pada penambahan jumlah anggota. Lebih dari itu, pengkaderan harus mampu melahirkan pribadi memiliki kematangan intelektual, tanggung jawab moral, serta kepekaan terhadap persoalan sosial dan kemanusiaan.

 

“Melalui pengkaderan MAPABA ini, saya berharap setiap kader, khususnya dalam aspek kemanusiaan, mampu meningkatkan jiwa sosial dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Kita harus terus mengembangkan pergerakan yang positif, produktif, dan bermanfaat bagi masyarakat,” kata Ketua Komisariat PMII STAI Al-Azhar Pekanbaru, Abdul Kholid.

 

Ia berharap para kader baru dapat menjadikan PMII sebagai ruang untuk belajar, berdiskusi, mengembangkan potensi diri, serta membangun keberanian dalam menyuarakan kebenaran. Mahasiswa, menurutnya, tidak hanya dituntut unggul secara akademik, tetapi juga harus mampu menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan mengambil peran dalam menjawab berbagai persoalan di tengah masyarakat.

 

Kedepan, PK PMII STAI Al-Azhar Pekanbaru diharapkan semakin solid dalam membangun tradisi intelektual, memperkuat persaudaraan antarkader, serta menjalankan program-program berdampak positif bagi lingkungan kampus dan masyarakat luas.

 

Upaya tersebut dapat diwujudkan melalui diskusi ilmiah, pengembangan kapasitas kader, aksi sosial, dan gerakan mahasiswa yang konstruktif.

 

MAPABA bukanlah akhir dari proses kaderisasi, melainkan awal perjalanan panjang dalam pengabdian dan perjuangan. Dari proses ini diharapkan lahir kader-kader yang mampu menjaga nilai-nilai PMII, menghidupkan semangat Dzikir, Fikir, dan Amal Sholeh, serta menjadikan kepedulian sosial sebagai bagian penting dari identitas pergerakan.

 

Dengan semangat kebersamaan dan pengabdian, PK PMII STAI Al-Azhar Pekanbaru berkomitmen untuk terus tumbuh sebagai organisasi mahasiswa yang kuat dalam gagasan dan nyata dalam tindakan.

 

“Keberhasilan sebuah pergerakan tidak hanya diukur dari jumlah kader kita dimiliki, tetapi seberapa besar manfaat di rasakan antar sesama anggota,” kata Ketua Komisariat MAPABA PMII STAI Al- Azhar Pekanbaru. (Zul)