Padang, PilarbangsaNews
Resimen Mahasiswa (Menwa) Maharuyung Sumatera Barat resmi membuka Pendidikan dan Latihan Dasar Militer (Diksarmil) Angkatan ke-49 Tahun 2026. Pembukaan kegiatan penggemblengan karakter dan kedisiplinan tersebut dipusatkan di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Bung Hatta, Ladang Padi, Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, pada Minggu (18/10/2026) pagi.
Upacara pembukaan yang dimulai sekitar pukul 09.30 WIB ini dipimpin langsung oleh Komandan Menwa Sumatera Barat Prof. Dr. Letkol (Purn) H. Fauzi Bahar, M.Si. Dt. Sati sekaligus Ketum Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Provinsi Sumatera Barat. Pembukaan pelatihan ini ditandai dengan seremoni khidmat yang diikuti oleh jajaran panitia, instansi terkait, serta puluhan peserta calon anggota Menwa.
Pelatihan kepemimpinan dan bela negara ini dijadwalkan berlangsung selama 10 hari kedepan di area Tahura Bung Hatta. Sebanyak 60 mahasiswa terbaik dari berbagai perguruan tinggi di Sumatera Barat telah terpilih untuk mengikuti rangkaian gemblengan fisik, mental, dan wawasan kebangsaan.
Kegiatan Diksarmil ini digelar sebagai langkah strategis dalam membina mentalitas, kedisiplinan, serta jiwa patriotisme generasi muda, khususnya mahasiswa. Melalui pendidikan militer dasar ini, para peserta diharapkan mampu menjadi benteng pertahanan non-fisik serta menjadi pelopor kepemimpinan di kampus masing-masing.
Jadilah Menwa “Dubalang Kampus”
Arahan Prof. Dr. Letkol (Purn) H. Fauzi Bahar, M.Si. Dt. Sati selaku Komandan Resimen Mahasiswa (Menwa) Pagaruyung Sumatera Barat adalah menekankan agar Menwa bertransformasi menjadi “dubalang kampus” yang berfungsi sebagai penyokong keamanan internal perguruan tinggi. Menwa diarahkan untuk tidak sekadar menjadi organisasi baris-berbaris, melainkan garda terdepan dalam menjaga lingkungan akademis.
Komandan Menwa Sumatera Barat Prof. Dr. Letkol (Purn) H. Fauzi Bahar, M.Si. Dt. Sati
Menjadi “Dubalang Kampus” adalah untuk memastikan lingkungan pendidikan bersih dan aman dari berbagai ancaman sosial, seperti peredaran narkoba, aksi tawuran, hingga penyebaran paham ekstremis.
Kemudian penyelenggaraan Diklatsarmil ini kata Fauzi Bahar Dt. Sati adalah untuk memotivasi para calon Menwa menyerap ilmu kepemimpinan. Banyak tokoh nasional, menteri dan kepala daerah yang lahir dari didikan Menwa.
Karena itu kontribusi nyata Menwa diarahkan agar eksistensinya benar-benar dirasakan manfaatnya secara luas, tidak saja di dalam lingkungan internal kampus tetapi juga ditengah-tengah masyarakat umum melalui aksi nyata dalam kecintaan NKRI, bela negara dan wawasan kebangsaan.
Acara pembukaan tersebut turut dihadiri sekitar 120 tamu undangan dari berbagai unsur jajaran Forkopimda dan instansi penting di Sumatera Barat. Kehadiran para tokoh ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pembentukan karakter kepemimpinan mahasiswa di wilayah tersebut.
Sejumlah pejabat penting yang hadir di antaranya Dan Dandivhanratlan Sathantai Kodaeral II Letkol Marinir Afrizon Taufik, Pabandyaops Kodam TIB Mayor Inf. Parman, serta AKBP Hendra Syamsi, S.H., dari Dit Intelkam Polda Sumbar yang mewakili Kapolda Sumatera Barat. Selain itu, hadir pula perwakilan dari BNNP Sumbar, Pemprov Sumbar, Pemko Padang, Kasat Pol PP, hingga Dinas Damkar Kota Padang.
Komandan Menwa Pagaruyung Prof. Dr. Letkol (Purn) H. Fauzi Bahar, M.Si. Dt. Sati bersama para undangan pada pembukaan Diklatsarmil Menwa
Dukungan dari sektor pendidikan dan tokoh adat juga terlihat kuat dengan hadirnya Rektor UIN Padang Prof. Dr. Martin Kustati, M.Pd., perwakilan UIN Bukittinggi Hariah Susanti, serta Ketua LKAAM Kota Sawahlunto Ir. Dahler Datuak Panghulu Sati. Tak ketinggalan, Kapolsek Lubuk Kilangan AKP Dedi Arma, S.H., M.H., dan Danramil 04 Luki/Lubeg Mayor Arm. Febri Musdar turut mengawal kelancaran acara.
Rangkaian acara diawali dengan upacara resmi, penyampaian kata sambutan serta pengarahan dari para pejabat yang hadir, hingga penyerahan simbolis dimulainya latihan. Seluruh tamu undangan juga disuguhkan dengan semangat membara dari para peserta Diksarmil yang siap menjalani pelatihan padat selama sepuluh hari.
Acara kemudian ditutup dengan pembacaan doa bersama untuk keselamatan dan kelancaran seluruh peserta serta panitia selama pendidikan berlangsung, lalu diakhiri dengan sesi foto bersama. Seluruh prosesi pembukaan selesai sekitar pukul 10.35 WIB dalam suasana yang hangat dan penuh kebersamaan.
Secara keseluruhan, kegiatan pembukaan Diksarmil Menwa Maharuyung Angkatan ke-49 ini berjalan dengan tertib, lancar, dan aman terkendali. Pihak Kepolisian Sektor Lubuk Kilangan bersama personel gabungan terus memastikan keamanan lokasi kegiatan agar seluruh rangkaian latihan dapat berlangsung tanpa kendala hingga hari terakhir. (rel)




















