Web Hosting
Web Hosting
Artikel

Motto ASN Provinsi Sumatera Barat Ala Mahyeldi

10
×

Motto ASN Provinsi Sumatera Barat Ala Mahyeldi

Sebarkan artikel ini

Oleh : Eko Faiz (ASN Provinsi Sumatera Barat)

H. Mahyeldi Ansharullah, S.P. gelar Datuak Marajo adalah seorang mubalig dan politikus senior dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang menjabat sebagai Gubernur Sumatera Barat. Ia berpasangan dengan Vasco Ruseymi, resmi menjabat sejak dilantik oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara pada tanggal 25 Februari 2021.

 

 

Suatu saat Mahyeldi bertempat di Auditorium Istana Gubernuran Jalan Jenderal Sudirman dalam kesempatan itu memberikan sambutan yang menyinggung kinerja ASN Provinsi Sumatera Barat.

 

Dalam sambutannya Mahyeldi menceritakan dilema ASN dalam menjalankan tugas. Ia menyebutkan bahwa dilema kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di Provinsi Sumatera Barat terletak pada benturan antara tuntutan pelayanan publik yang berorientasi hasil nyata dan responsif krisis pascabencana, dengan kebiasaan kerja administratif yang masih kaku, serta tantangan integritas dan tekanan fiskal daerah akibat penambahan pegawai seperti PPPK.

 

Terlontar dimulut Sang Gubernur bahwa ASN Sumatera Barat harus Kerja Ikhlas, Kerja Keras, Kerja Cerdas dan Kerja Tuntas. ASN Sumatera Barat bekerja jangan lambat, jangan lambat-lambat, jangan memperlambat dan jangan menghambat.

 

Dari lontaran kata Sang Gubernur tersebut membuka cakrawala dan ingatan saya bagaimana ASN harus bekerja. Ini pula yang menginspirasi saya menulis bertajuk “Motto ASN Provinsi Sumatera Barat Ala Mahyeldi”.

 

Menjadi ASN Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bukan sekadar menjalankan rutinitas pekerjaan, tetapi merupakan amanah untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan menghadirkan pemerintahan yang efektif, responsif, serta berintegritas. Karena itu, semangat kerja ASN Sumbar harus dibangun dengan prinsip sederhana namun kuat: Kerja Ikhlas, Kerja Keras, Kerja Cerdas, dan Kerja Tuntas.

 

Kerja Ikhlas berarti bekerja dengan niat pengabdian, bukan semata-mata mengejar kepentingan pribadi. Setiap tugas yang dilakukan harus dipandang sebagai amanah yang harus dipertanggungjawabkan, baik kepada masyarakat, pimpinan, organisasi, maupun kepada Tuhan Yang Maha Esa.

 

Kerja Keras berarti memiliki disiplin, daya juang, dan kesungguhan dalam menyelesaikan pekerjaan. Tidak mudah menyerah menghadapi tantangan dan tidak memilih pekerjaan hanya
karena mudah atau nyaman. ASN harus hadir ketika masyarakat membutuhkan dan bergerak ketika organisasi memerlukan.

 

Kerja Cerdas berarti bekerja dengan inovasi, memanfaatkan teknologi, menggunakan data, membangun kolaborasi, dan mencari cara yang lebih efektif serta efisien. Di tengah perubahan yang cepat, ASN tidak cukup hanya bekerja keras, tetapi harus mampu bekerja dengan cara yang tepat.

 

Kerja Tuntas berarti setiap pekerjaan harus memiliki hasil yang jelas. Jangan berhenti pada proses, rapat, disposisi, atau sekadar laporan. Ukuran keberhasilan adalah ketika pekerjaan selesai, memberikan manfaat, dan dapat dipertanggungjawabkan.

 

Namun, budaya kerja ASN Sumbar juga harus tegas terhadap sikap yang menghambat pelayanan dan pembangunan:

 

Jangan Lambat. Jangan membiarkan pekerjaan tertunda hanya karena kurang disiplin atau kurang responsif.

 

Jangan Lambat-Lambat. Jangan sengaja memperpanjang proses yang sebenarnya dapat diselesaikan dengan cepat dan sederhana.

 

Jangan Memperlambat. Jangan menjadi bagian dari birokrasi yang membuat urusan masyarakat dan organisasi semakin panjang.

 

Jangan Menghambat. Jangan menjadi penghalang bagi inovasi, pelayanan, pembangunan, maupun kinerja orang lain.

 

Inilah semangat yang perlu dibangun dalam birokrasi Sumatera Barat: bekerja dengan hati, bergerak dengan tenaga, berpikir dengan kecerdasan, dan menyelesaikan pekerjaan dengan penuh tanggung jawab.

 

ASN Sumbar harus menjadi aparatur yang cepat melayani, tepat bekerja, cerdas mengambil keputusan, dan tuntas menghasilkan kinerja. Kerja Ikhlas. Kerja Keras. Kerja Cerdas. Kerja Tuntas. Jangan Lambat. Jangan Lambat-Lambat. Jangan Memperlambat. Jangan Menghambat. Inilah motto ASN Sumbar bekerja ala Mahyeldi.

 

Karena itu ASN Pemprov Sumbar: Melayani dengan Hati, Bekerja dengan Bukti, Mengabdi untuk Negeri.

 

*) Isi tulisan sepenuhnya tanggungjawab penulis