Web Hosting
Web Hosting

Berita

Siswa MAN 2 Padang Raih Juara I Storytelling dan Harapan II Puisi Tingkat Sumbar

9
×

Siswa MAN 2 Padang Raih Juara I Storytelling dan Harapan II Puisi Tingkat Sumbar

Sebarkan artikel ini

Padang, PilarbangsaNews

Siswa MAN 2 Padang kembali menorehkan prestasi pada Lomba Storytelling dan Baca Puisi Perjuangan tingkat SLTA se-Sumbar yang digelar Dewan Harian Daerah Badan Pembudayaan Kejuangan 45 (BPK 45) Provinsi Sumatera Barat.

 

 

Dalam ajang tersebut, Atika Azra Wijaya (X.E.1) berhasil meraih Juara I kategori storytelling. Sementara itu, Rehan Pratama (X E.12) meraih Harapan II kategori puisi.

 

Penghargaan diserahkan langsung oleh Ketua Harian DHD BPK 45 Sumatera Barat, Dr. Ardizal Rahman, di Gedung Juang 45 Padang, Minggu (9/8/2026).

 

Kepala MAN 2 Padang, Ahmad Asdi, hadir langsung menyaksikan rangkaian kegiatan hingga penyerahan hadiah kepada para pemenang. Turut mendampingi peserta, pembina lomba Syahrul dan Wenny Riantika.

 

Ahmad Asdi menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih para siswa. Menurut dia, prestasi tersebut merupakan buah dari kerja keras peserta serta dukungan para pembina selama proses persiapan lomba.

 

“Terima kasih kepada ananda yang telah meraih Juara I lomba storytelling tingkat SLTA se-Sumatera Barat dan masuk lima besar lomba puisi se-Sumbar,” kata Ahmad Asdi.

 

Ia menilai keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa siswa madrasah mampu bersaing dan berprestasi di berbagai ajang kompetisi. Karena itu, prestasi yang diraih perlu dipertahankan dan terus ditingkatkan.

 

“Alhamdulillah, perjuangan ini adalah perjuangan yang luar biasa. Tentunya berkat kerja keras pembina serta pendamping,” ujarnya.

 

Pembina lomba, Syahrul, mengatakan keberhasilan tersebut diraih melalui proses yang cukup panjang. Peserta harus mempersiapkan materi, berlatih, melakukan pengambilan gambar, hingga menyunting video yang dilombakan.

 

Menurut dia, produksi video storytelling yang mengangkat tokoh pahlawan nasional Bagindo Aziz Chan memiliki tantangan tersendiri, mulai dari pemilihan lokasi dan sudut pengambilan gambar hingga kondisi cuaca yang kerap mengganggu proses produksi.

 

“Alhamdulillah, kerja keras anak-anak terbayar dengan hasil yang membanggakan. Seluruh tahapan dapat dilalui dengan baik hingga akhirnya meraih prestasi pada lomba ini,” ujar Syahrul. (Arul)