Pesisir Selatan, PilarbangsaNews
Mengantisipasi kemunculan dua bibit siklon tropis di perairan Indonesia yang berpotensi memicu gelombang laut tinggi hingga empat meter di perkirakan BMKG terjadi pada 4 – 7 Agustus 2026, Kapolres Pessel AKBP Ricky Ricardo, S.I.K.,S.H.,M.H, mengecek kesiapan armada kapal Polairud Polres Pessel.
Pengecekan kapal dipimpin langsung Kapolres Pessel, di Pelabuhan Panasahan Painan, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan. Rabu (5/7/2026) sore pukul 17.40 WIB.
Ikut dalam kegiatan tersebut, Wakapolres Pessel Kompol Syafrizen, S.H, Kabag Ops, Kasat Intelkam dan PJU Polres Pessel, serta didampingi langsung Kasat Polairud Iptu Jamaluddin, bersama KBO Polairud Ipda H. Galung, S.H, dan anggota Polairud.
Kapolres mengatakan, diketahui bersama geografis wilayah di Kabupaten Pesisir Selatan rawan bencana, salah satunya kemunculan dua bibit siklon tropis.
Menurutnya, tentu untuk mengantisipasi segala hal kemungkinan bisa sewaktu – waktu terjadi, perlu dipersiapkan sarana dan prasana sebagai penunjang operasional jika hal itu terjadi, salah satunya kesiapan armada kapal, juga kesiapan personil Polairud Polres Pessel.
“Guna memastikan kesiapsiagaan itu, kita hari ini turun langsung melakukan pengecekan aramada kapal,” tegasnya.
Kapolres Pessel mengingatkan kepada personil Satpolairud agar berhati saat melaksanakan tugas dilapangan, dan memperhatikan keselamatan diri sendiri. Dan tetap selalu waspda serta siap siaga dalam mengantisipasi kemunculan dua bibit siklon tropis.
Lebih lanjut, armada kapal Polairud harus tetap dijaga kondisinya, dicek kesiapan sebelum melakukan patroli wilayah perairan. Agar, dalam pelaksanaan tugas dilapangan berjalan aman dan optimal.
Ia menghimbau pada masyarakat dan nelayan agar tetap waspada, jika kondisi cuaca tidak memungkinkan lebik baik tetap dirumah terlebih dahulu sembari menunggu cuaca kembali normal,.demi keselamatan bersama. (ori)
















