Web Hosting
Web Hosting
Berita

Jadikan Mentawai Sebagai Episentrum Wisata Indonesia Wilayah Barat dengan Hadirnya Bandara Internasional

32
×

Jadikan Mentawai Sebagai Episentrum Wisata Indonesia Wilayah Barat dengan Hadirnya Bandara Internasional

Sebarkan artikel ini

Oleh : M. Zuhrizul

 

 

Stagnannya kunjungan wisatawan mancanegara ke Sumbar di angka 30.000-50.000 membuat Sumbar harus berfikir keras untuk mencari solusi dan melakukan terobosan pembangunan untuk diusulkan ke pemerintahan pusat agar potensi wisata alam dan budaya Sumatera Barat yang beragam dapat diakses langsung oleh wisatawan.

 

Menuju Mentawai tanpa transit dulu ke Kota Padang dan melanjutkan dengan pesawat perintis atau kapal ferry ke Mentawai membuat cost wisatawan menjadi mahal dan waktu yang menyesuaikan dengan jadwal penerbangan pesawat perintis dan kapal ferry ke Mentawai.

 

Wisatawan manca negara ke Mentawai rata rata membawa papan selancar yang jelas akan sangat merepotkan wisatawan untuk transit.

 

Membayangkan pesawat dari berbagai negara langsung terbang ke Mentawai dan Mentawai memiliki Kantor Imigrasi sendiri adalah mimpi wisatawan dan pelaku wisata di Sumatera Barat. Pulau Mentawai layaknya Pulau Dewata Bali yang bisa diakses penerbangan dari berbagai negara di dunia.

 

Kedepan Mentawai akan menjadi episentrum pariwisata di wilayah Indonesia Barat yang tentu lebih dekat dari negara negara di Asia dan limpahan wisatawan Eropa yang banyak di Singapore sebagai hub tourism, dimana costnya lebih murah dibanding mereka harus ke Bali atau Lombok apalagi ke Raja Ampat.

 

Untuk amenity hotel, restourant dan fasilitas lainnya dari pihak swasta sudah pasti akan akan disiapkan beriringan dengan proses pembangunan bandara internasional yang lebih representatif di Mentawai.

 

Secara budaya, masyarakat asli Kabupaten Mentawai memang berbeda dengan daerah-daerah kab/kota lainnya di Sumatera Barat. Keberagaman budaya inilah yang membuat Mentawai sangat memiliki potensi besar untuk wisatawan asing yang lebih menyukai wisata pantai dan atraksi wisata budaya lokal yang kental. Potensi ini sangat memungkinkan untuk pemerintahan Provinsi Sumatera Barat fokus menyiapkan aksesibility wisatawan ke Mentawai lebih mudah dengan meyakinkan pemerintahan pusat bahwa Mentawai akan menjadi episentrum wisatawan manca negara di Indonesia Barat, ditambah lagi dengan potensi ombak surfing Mentawai yang mendunia.

 

Sumatera Utara memiliki dua bandara internasional, yaitu Kualanamu dan Sibolangit, kenapa tidak Sumatera Barat yang memiliki potensi lebih dari Sumatera Utara, juga memiliki dua bandara bertaraf internasional agar wisatawan bisa lebih mudah mengakses Kepulauan Mentawai.

 

Sumbar harus miliki ide-ide lebih dan tidak lagi berkutat dengan hal hal normatif yang menjadi perdebatan publik tentang bagaimana ekonomi Sumbar untuk bangkit di angka 3 persenan dan terbawah di Sumatera. (***)