Solok, PilarbangsaNews
Sumatera Barat kembali kehilangan putra terbaiknya. Mantan Bupati Solok H. Gusmal, SE.,MM Datuak Rajo Lelo (71 tahun) meninggal dunia pada hari Minggu (8/2/2026) pukul 18.00 WIB di RS M. Natsir, Kota Solok.
Berita berpulangnya Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Kabupaten Solok periode 2025-2030 ini menyebar sejak Minggu malam hingga Senin pagi ini. Laman media sosial dipenuhi oleh ucapan duka dan doa terbaik untuk Gusmal, SE.,MM Dt. Rajo Lelo ini.
Ketua LKAAM Sumbar Prof. Dr. Fauzi Bahar, M.Si Dt. Sati menyatakan duka cita mendalam atas berpulangnya Gusmal Dt. Rajo Lelo, yang merupakan tokoh birokrat, seorang politisi senior dan tentunya sosok penghulu adat dalam kaum dan masyarakat adat Kabupaten Solok.
Kiprahnya sebagai pemimpin masyarakat telah dibuktikan dengan terpilih dua periode menjadi Bupati Kabupaten Solok (2005-2010 dan 2016-2019) dan dua periode pula menjadi Ketua LKAAM Kabupaten Solok yaitu 2020 hingga akhir hayatnya.

Gusmal Dt. Rajo Lelo (nomor tiga dari kiri) bersama Ketum LKAAM Sumbar Prof Fauzi Bahar Dt. Sati dan Pengurus LKAAM Sumbar
“Saya mengenal Almarhum selama berinteraksi dalam pemerintahan dan kepengurusan LKAAM. Almarhum Gusmal Dt. Rajo Lelo adalah sosok pamong yang berpikiran luas, tenang dan selalu menawarkan solusi terhadap berbagai masalah yang ada. Kita di LKAAM sangat merasa kehilangan atas berpulangnya Almarhum Mak Gusmal Dt. Rajo Lelo,” kata Fauzi Bahar Dt. Sati.
Ketum LKAAM Fauzi Bahar Dt. Sati berharap sosok Almarhum Gusmal Dt. Rajo Lelo hendaknya menjadi teladan, yaitu dari sisi kepemimpinan yang kuat, tenang dan melayani serta sosok kepenghuluannya, sehingga dapat menginspirasi generasi setelahnya dan Kabupaten Solok melahirkan dapat pula tokoh-tokoh yang hebat kedepannya.
Tentang saat-saat terakhir kepergian Gusmal Dt. Rajo Lelo ini juga disampaikan oleh Waketum LKAAM Sumbar Reflidon Dt. Kayo yang merupakan salah satu orang terdekat almarhum dan pada hari Minggu itu berada di rumah almarhum di Guguak Talang.
Kata Reflidon Dt. Kayo, sejak sholat Zuhur hingga menjelang Ashar, almarhum Gusmal Dt. Rajo Lelo bercerita dan bercengkerama sangat ceria. Almarhum tampak fresh (segar) sepulang dari RS pasca operasi.
“Saat itu Pak Gusmal mohon izin tidak bisa hadir dalam rapat LKAAM yang akan dilaksanakan hari Selasa 10 Februari dan memesankan jika terjadi perbedaan pendapat untuk dicarikan titik temu mufakatnya secara musyawarah. Setelah itu saya pulang dan ketika itulah menjelang Maghrib saya mendapat kabar bahwa almarhum telah menghembuskan nafas terakhir di RS M. Natsir Solok, kabar duka itu sangat-sangat mengejutkan bagi kami pribadi,” kata Reflidon Dt. Kayo.

Gusmal, SE.,MM Dt. Rajo Lelo
Gusmal, SE.,MM Dt. Rajo Lelo lahir 22 Juni 1954 di Koto Gadang Guguak, Talang, Kabupaten Solok dari Suku Supanjang. Ia menamatkan SDN Guguk (1967), SMPN 1 Talang (1970), SMAN 1 Solok (1972), Fakultas Ekonomi Unand (1984) dan Magister Manajemen UNP (2002).
Karir almarhum Gusmal, SE.,MM sebagai ASN dimulai dari bawah hingga jadi pimpinan birokrasi di Kabupaten Solok. Jabatan mulai dari Kasi Perdagangan dan Koperasi (1988) hingga menjadi Kepala Bappeda Kabupaten Solok (2001) dan menjadi Sekda Kabupaten Solok (2004).
Masyarakat Kabupaten Solok mengamanahkan jabatan Bupati Solok dua periode kepada almarhum. Periode pertama tahun 2005- 2010 pasangan Gusmal-Desra Ediwan Anantanur dan periode kedua tahun 2016-2019 pasangan Gusmal-Yulfadri Nurdin.
Selamat jalan Mak Gusmal Dt. Rajo Lelo. Teruslah ke sorga Allah SWT. Amin… (gk)














