Web Hosting
Web Hosting
Berita

Provokator, Adu Domba Wartawan Dharmasraya Vs Bupati Dharmasraya

2603
×

Provokator, Adu Domba Wartawan Dharmasraya Vs Bupati Dharmasraya

Sebarkan artikel ini

Oleh : Rijal Af, Wartawan PilarbangsaNews 

 

 

Sepertinya kepemimpinan Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani dan Wakil Bupati Dharmasraya Lely Arni telah disusupi provokator. Skenario yang dimainkan oleh sang provokator adalah membenturkan wartawan lokal Dharmasraya dengan Annisa-Lely.

 

Diduga sang provokator telah memainkan perannya sejak awal masa pencalonan Annisa-Lely maju sebagai kandidat calon Bupati dan Wakil Bupati Dharmasraya pada Pilkada 2024 lalu

 

Langkah awalnya dengan membuat jarak Annisa-Lely, dengan tidak melibatkan wartawan lokal Dharmasraya dalam ajang Pilkada Serentak 2024. Hal tersebut sukses dilakukan oleh sang provokator sehingga hubungan antara Annisa-Lely dengan wartawan Dharmasraya tidak begitu harmonis.

 

Ketidakharmonisan hubungan tadi melahirkan kritik-kritik setelah dilantiknya Annisa-Lely sebagai Bupati dan Wakil Bupati Dharmasraya dalam pemberitaan. Puncaknya, momen pemberitaan yang kritis tersebut, antara lain soal dana berbuka puasa bersama yang ratusan juta rupiah, membuat Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramdhani marah besar.

 

Tak tanggung tanggung, terkait pemberitaan kritis tersebut, info yang beredar, berujung adanya pengancaman terhadap beberapa wartawan Dharmasraya, bahkan disebut-sebut akan dilaporkan ke polisi.

 

Meski telah diberikan hak jawab oleh wartawan di media yang memberitakan soal buka puasa, sang bupati masih menuntut wartawan untuk membuat berita permohonan maaf di media wartawan tersebut. Tak sampai disitu, kabarnya sang bupati pun telah melayangkan surat somasi terhadap wartawan tersebut sebelum dibuat laporan ke polisi Dharmasraya.

 

Memanasnya konflik antara Bupati Dharmasraya dengan wartawan, makin diperkeruh lagi oleh sang provokator lewat beredarnya akun TitoTok di media sosial dengan penyebutan wartawan bodrek.

 

Menyikapi hal tersebut beberapa organisasi wartawan di Dharmasraya bersatu untuk membongkar siapa sebenarnya provokator dibalik semua ini.

 

Melihat skenario yang dimainkan sang provokator tentunya akan menimbulkan image negatif wartawan terhadap kepemimpinan Annisa-Lely dalam menjalankan roda pemerintahan di Kabupaten Dharmasraya yang kita cintai ini. Semestinya Bupati dan Wakil Bupati Dharmasraya harus bergandengan tangan dengan insan pers Dharmasraya dalam memajukan Kabupaten Dharmasraya.

 

Siapa dalang dibalik semua ini tentunya para insan pers Dharmasraya tidak akan tinggal diam melawan intimidasi terhadap pers serta dalang dibalik adu domba ini.

 

Kejadian ini justru akan melahirkan semangat juang dan jiwa corsa insan pers Dharmaraya dalam membela profesi mereka. (**)

*) Isi tulisan tanggung jawab penulis