Web Hosting
Web Hosting
Berita

SMKN 4 Pekanbaru Peringati HGN Ke 80, Dedikasi Guru Sebagai Pendidik Dan Teladan

248
×

SMKN 4 Pekanbaru Peringati HGN Ke 80, Dedikasi Guru Sebagai Pendidik Dan Teladan

Sebarkan artikel ini

Pekanbaru, PilarbangsaNews

 

 

Dalam momentum peringatan Hari Guru Nasional (HGN) ke-80, SMK Negeri 4 Pekanbaru menampilkan sebuah tradisi yang tidak biasa, namun penuh makna.

 

Seluruh petugas upacara mulai dari MC, pemimpin upacara, hingga pemimpin kompi diambil alih sepenuhnya oleh para guru. Sebuah pemandangan langka yang langsung menjadi sorotan para siswa, sekaligus menghadirkan nuansa baru dalam perayaan tahunan tersebut.

 

Kepala SMK Negeri 4 Pekanbaru, Djunaidi, M.Pd, menyampaikan bahwa upacara ini bukan hanya bentuk penghormatan, tetapi juga ruang bagi para guru untuk merasakan kembali pengalaman tampil di depan siswa dalam suasana yang berbeda.

 

“Biasanya yang kami lakukan di sekolah ini sangat mengandalkan siswa. Namun khusus pada Hari Guru Nasional, seluruh pelaksana upacara adalah guru. Ini menjadi pemandangan unik bagi siswa, bahwa guru tidak hanya bisa memerintah, tetapi juga siap melaksanakan,” ujar Djunaidi.

 

Menurut Djunaidi, pelaksanaan upacara yang berlangsung khidmat tersebut menunjukkan kekompakan luar biasa di lingkungan SMK Negeri 4 Pekanbaru. Momen kebersamaan itu menjadi energi positif bagi seluruh warga sekolah, sekaligus menegaskan kembali dedikasi guru sebagai pendidik dan teladan.

 

Selain upacara, sekolah juga menggelar pemilihan guru dalam berbagai kategori, seperti Guru Terdisiplin, Guru Milenial, Guru Terfavorit, hingga Guru Inovatif. Para pemenang mendapatkan penghargaan khusus berupa reward dan karangan bunga dari para siswa sebagai simbol rasa terima kasih, penghormatan, dan apresiasi atas pengabdian mereka.

 

Selaras dengan tema nasional HGN tahun 2025 ini yakni Guru Hebat, Indonesia Kuat Djunaidi menegaskan bahwa kualitas guru adalah fondasi utama kekuatan bangsa.

 

“Dengan hebatnya guru, pelaksanaan pendidikan di Indonesia akan semakin baik. Maka hasilnya negara kita menjadi kuat,” tuturnya.

 

Ia juga memberikan pesan khusus kepada seluruh guru di SMK Negeri 4 Pekanbaru agar terus berinovasi dan tidak berhenti mengikuti perkembangan zaman, terutama dalam konteks pembelajaran yang semakin dinamis dan digital.

 

Djunaidi mengingatkan bahwa tantangan terbesar pendidikan saat ini bukan hanya soal akademik, tetapi juga pembentukan karakter di tengah derasnya arus teknologi. Perkembangan digital yang bergerak sangat cepat dapat dengan mudah diakses siswa melalui gawai di genggaman tangan mereka.

 

“Jika tidak ada proteksi dari diri sendiri, ini bisa mengarah pada kesalahan. Maka hal yang kami perkuat adalah bagaimana teknologi dapat digunakan untuk memperlancar urusan dan membahagiakan hidup siswa di masa depan,” tutup Djunaidi. (Mirza)