Pekanbaru, PilarbangsaNews
Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Pengembang Permukiman dan Perumahan Rakyat (HIMPERRA) Provinsi Riau menggelar Musyawarah Daerah (Musda) II tahun 2025.
Kegiatan Musda ini sebagai amanah Anggaran Dasar dan Rumah Tangga (AD/ART) organisasi dan menjadi momentum strategis untuk merumuskan program-program kerja yang mampu menjawab tantangan pembangunan perumahan di masa mendatang.
Dalam sambutan Ketua DPD HIMPERRA Riau, Dr. (HC) Donny Satria Putra, SE., MBA, menegaskan bahwa Musda bukan hanya sekadar agenda organisasi, melainkan wadah untuk memperkuat arah gerak HIMPERRA dalam menghadirkan rumah layak dan berkualitas bagi masyarakat.
“Musda ini merupakan suatu amanah AD/ART yang harus dijalankan untuk melahirkan program-program kerja konkret. Harapannya, hasil Musda dapat menjadi acuan dalam meningkatkan kontribusi HIMPERRA untuk menyediakan perumahan yang berkualitas bagi masyarakat,” ujar Donny.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa keberadaan HIMPERRA tidak bisa berjalan sendiri. Sinergi dengan pemerintah menjadi kunci dalam merealisasikan target nasional pembangunan perumahan rakyat.
“Kami berharap Musda II ini dapat memberikan manfaat bagi anggota sekaligus memperkuat kerja sama dengan pemerintah. Ke depan, HIMPERRA berkomitmen ikut merealisasikan program penyaluran tiga juta rumah bagi masyarakat,” sebut Donny.
“Musda ini juga diharapkan tidak hanya menghasilkan kepemimpinan baru yang solid, tetapi juga melahirkan gagasan-gagasan inovatif yang menjawab kebutuhan perumahan di tengah pertumbuhan populasi dan urbanisasi yang semakin pesat,” tutupnya.
Gubernur Riau, H. Abdul Wahid, M.Si, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Himpunan Pengembang Permukiman dan Perumahan Rakyat (HIMPERRA) Riau beserta jajaran pusat maupun daerah. Menurutnya, konsistensi HIMPERRA sebagai mitra strategis pemerintah menjadi kunci dalam penyediaan hunian yang layak dan terjangkau bagi masyarakat.
“Musyawarah Daerah (Musda) ini bukan sekadar forum organisasi, tetapi konsolidasi gagasan, kebijakan, serta penguatan kolaborasi agar pembangunan perumahan di Provinsi Riau semakin terarah, terukur, dan berdampak nyata,” tegas Gubernur Abdul Wahid.
Ia juga menyatakan kebanggaannya terhadap komitmen Presiden RI Prabowo Subianto yang memisahkan Kementerian Perumahan dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah pusat dalam mempercepat akses masyarakat terhadap rumah yang murah dan terjangkau.
“Program tiga juta rumah yang dicanangkan Presiden kita tunggu segera terealisasi. Ini bentuk keberpihakan nyata negara terhadap rakyat,” ujar Gubernur Riau.
“Sandang, pangan, dan papan adalah kebutuhan dasar manusia. Maka tugas kita adalah memastikan bahwa semua masyarakat, baik formal maupun non formal, bisa memperoleh hak atas hunian yang layak,” imbuhnya.
Ia juga berharap Musda II HIMPERRA Riau tidak hanya menjadi ajang memilih pengurus baru, tetapi juga menjadi momentum evaluasi dan inovasi program.
“Selamat dan sukses untuk HIMPERRA. Semoga Musda ini melahirkan gagasan-gagasan baru yang mampu menjawab tantangan sektor perumahan di Riau,” tutup Gubernur Riau Abdul Wahid. (Mirza)













