Pekanbaru, PilarbangsaNews
Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Provinsi Riau menggelar Konferensi Wilayah (Konferwil) ke VII pada Minggu, 23 Februari 2025.
Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda organisasi yang telah direncanakan jauh sebelumnya, mengingat masa khidmat kepengurusan saat ini akan berakhir pada tanggal 7 Maret 2025 mendatang.
Menurut H. Timbul Pasaribu Ketua Pimpinan Wilayah Penunjukan oleh GP Ansor Pimpinan Pusat mengatakan konferensi ini untuk menentukan kepemimpinan baru yang akan menjabat pada periode 2025-2028 pada PW GP Ansor Riau, serta ajang musyawarah bagi seluruh kader.
Ia menyampaikan dalam proses pemilihan Pimpinan Wilayah GP Ansor Riau tidak membatasi siapa saja yang ingin maju sebagai kandidat ketua, asalkan memenuhi syarat yang telah ditetapkan dalam peraturan organisasi.
“Semua kader berhak mencalonkan diri, dan keputusan akhir akan ditentukan melalui musyawarah mufakat oleh pimpinan cabang dan anak cabang. Jika seluruh kader dapat bersepakat, maka konsolidasi dan penyatuan organisasi akan lebih mudah terlaksana demi kemajuan GP Ansor ke depan,” ujar Timbul.
Selain itu menurutnya, konferensi ini juga menjadi ajang evaluasi terhadap kinerja organisasi melalui mekanisme akreditasi yang bertujuan untuk mengukur sejauh mana organisasi di tingkat bawah menjalankan agenda-agenda yang telah ditetapkan dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta Peraturan Organisasi.
“Dari hasil akreditasi ini, kepemimpinan baru nantinya akan mendapatkan gambaran terkait kondisi organisasi, tantangan yang dihadapi, serta pekerjaan rumah yang harus dituntaskan pada periode mendatang. Kita berharap dapat menghasilkan pemimpin yang amanah, solid, dan siap membawa organisasi menuju arah yang lebih baik,” tutup Timbul.
Setelah menjalani musyawarah dan mufakat melalui rapat pleno, secara aklamasi Khairul Huda resmi terpilih sebagai Ketua PW Ansor Riau untuk masa bakti 2025-2029.
Kepemimpinan pria yang akrab dipanggil Huda ini diharapkan membawa perubahan signifikan dengan fokus pada empat pilar utama yang telah ditetapkan.
“Program jangka panjang harus selaras dengan perkembangan zaman. Oleh karena itu, kami menetapkan empat pilar strategis yang menjadi landasan utama kepengurusan Ansor, yaitu bisnis dan ekonomi, inovasi dan teknologi, pengembangan sumber daya manusia (SDM), serta pemberdayaan generasi muda,” ujar Huda dalam pernyataannya.
Keempat pilar ini tidak hanya menjadi program unggulan di tingkat wilayah, tetapi juga merupakan kebijakan yang telah dirumuskan oleh pimpinan pusat Ansor.
Dalam implementasinya, Khoirul Huda menegaskan bahwa PW Ansor Riau akan melibatkan berbagai pemangku kepentingan di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota agar program-program tersebut dapat berjalan dengan maksimal.
“Kami akan menerjemahkan program-program ini ke dalam aksi nyata dengan menggandeng stakeholder yang ada di Riau. Langkah awalnya adalah merumuskan program kerja dalam rapat kerja wilayah yang akan segera digelar,” sebut Huda.
“Dengan kepemimpinan baru ini, diharapkan PW Ansor Riau semakin berkontribusi dalam pemberdayaan ekonomi, pengembangan SDM, serta inovasi yang berdampak luas bagi masyarakat, khususnya generasi muda di Riau,” tutupnya. (Mirza)













