Lubuk Sikaping, PilarbangsaNews
Pemerintah Nagari Durian Tinggi menggelar Pelatihan Kader Posyandu dan Bidan Desa Tahun Anggaran 2026 sebagai upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam mendukung pelayanan kesehatan dasar di tingkat nagari, yang dilaksanakan di Gedung Pertemuan Anak Nagari, Selasa (21/04/2026).
Kegiatan yang berlangsung pada 21-22 April 2026 itu dibuka langsung oleh Wali Nagari Durian Tinggi, Hendra Gunawan, dan dihadiri Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Pasaman, Yossi Nasution, SE, bersama sejumlah unsur kelembagaan nagari.
Dalam sambutannya, Hendra Gunawan menegaskan, kader Posyandu dan bidan desa merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat, terutama dalam penanganan stunting, kesehatan ibu dan anak, serta pelayanan dasar di tingkat jorong dan nagari.
Menurutnya, pelatihan ini menjadi bagian dari pemantapan keterampilan serta penguatan pelaporan bagi kader dan bidan desa agar pelayanan yang diberikan semakin profesional, terukur dan tepat sasaran.
“Melalui pelatihan ini, kita ingin memastikan para kader memiliki pemahaman yang baik, baik secara teknis maupun administratif, sehingga program kesehatan nagari berjalan optimal,” ujar Hendra Gunawan.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Pasaman, Yossi Nasution, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Pemerintah Nagari Durian Tinggi yang terus berupaya memperkuat kapasitas aparatur dan unsur pelayanan masyarakat.
Ia menilai, keberadaan kader Posyandu dan bidan desa memiliki peran strategis dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam peningkatan kualitas kesehatan masyarakat berbasis pemberdayaan dan partisipasi warga.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Bamus Nagari Durian Tinggi Arsali Susandi, Ketua TP-PKK Nagari Durian Tinggi Ita Hendra Gunawan, Ketua LPMN, unsur perangkat nagari, serta para peserta pelatihan yang berasal dari kader Posyandu dan bidan desa.
Pelatihan ini tidak hanya berfokus pada peningkatan pemahaman teknis pelayanan kesehatan, tetapi juga menitikberatkan pada tata kelola pelaporan, koordinasi lintas sektor, serta penguatan sinergi antara pemerintah nagari dengan para pelaksana di lapangan.
Ketua TP-PKK Nagari Durian Tinggi Ita Hendra Gunawan menyebut, peningkatan kualitas kader menjadi langkah penting untuk mendorong pelayanan Posyandu yang aktif, responsif, dan berkelanjutan di tengah masyarakat.
Para peserta juga tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan, yang diharapkan mampu menambah wawasan serta memperkuat kompetensi mereka dalam menjalankan tugas pelayanan di wilayah masing-masing.
Dengan adanya pelatihan ini, Pemerintah Nagari Durian Tinggi berharap kualitas layanan kesehatan masyarakat semakin meningkat, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan nagari yang sehat dan mandiri. (Zul)













