Web Hosting
Web Hosting
Berita

Wabup Pessel Risnaldi Ibrahim Sambut Kedatangan Tim Wasev Brigjen TNI Gustiwardana

73
×

Wabup Pessel Risnaldi Ibrahim Sambut Kedatangan Tim Wasev Brigjen TNI Gustiwardana

Sebarkan artikel ini

Pesisir Selatan, PilarbangsaNews

Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Mabes TNI AD Brigjen TNI Gustiwardana meninjau secara langsung progres pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 0311/Pessel, Senin (23/2/2026).

 

 

Tim Wasev didampingi Kasiter Korem 032/Wirabraja Letkol Kav Dicko Irawan Kesuma, Dansatgas TMMD Ke-127 Ta 2026 Kodim 0311/ Pessel Letkol Czi Theodurus Sambua, S.T,M. Han.

 

Kedatangan Brigjen TNI Gustiwardana ke Negeri Sejuta Pesona Kabupaten Pesisir Selatan untuk melihat dari dekat progres pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 Ta 2026 Kodim 0311/Pessel.

 

Sebelum rombongan menuju lokasi TMMD di Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan, Tim Wasev Brigjen TNI Gustiwardana dan Kasiter Korem 032/Wirabraja Letkol Kav Dicko Irawan bersilaturrahmi dengan Pemkab Pesisir Selatan, yang diterima Wakil Bupati Pesisir Selatan H. Risnaldi Ibrahim dan Kepala OPD terkait.

 

Suasana penuh kearaban dan gelak tawa mewarnai pertemuan siang itu. Hingga kemudian Tim Wasev Brigjen TNI Gustiwardana melihat dari dekat tiga nagari yang menjadi lokasi pelaksanaan TMMD Ke 127 Ta 2026 Kodim 0311/Pessel.

 

Dandim 0311/Pessel Letkol Czi Theodurus Sambua, S.T., M.Han mengatakan, pelaksanaan TMMD Ke-127 Tahun 2026 Kodim 0311/Pessel meliputi kegiatan fisik maupun non fisik, serta berbagai kegiatan kemasyarakatan lainnya.

 

Untuk sasaran fisik, Dandim 0311/ Pessel yaitu pembukaan jalan baru sepanjang 4,3 Km yang dimulai dari Nagari Talaok melewati Nagari Gurun panjang Utara dan berakhir di Nagari Koto Berapak Kecamatan Bayang.

 

Sedangkan untuk kegiatan non-fisik berupa berbagai kegiatan penyuluhan baik kepada masyarakat maupun pelajar yang berada diwilayah pelaksanaan TMMD Ke-127 Tahun 2026, serta kegiatan tambahan pembangunan MCK dan sumber air dan ketahanan pangan.

 

Juga kegiatan Rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 5 unit, 2 unit di Nagari Talaok, 2 unit di Nagari Gurun Panjang Utara, dan 1 unit di Nagari Koto Berapak. (ori)