Padang, PilarbangsaNews
Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Kota Padang resmi dimulai, Senin (7/9/2026). Kegiatan yang berlangsung hingga 9 September 2026 itu dipusatkan di MAN 2 Padang.
OMI dibuka Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kota Padang Yasril. Hadir Kasubag TU Rinaldi, Ketua Komite OMI Kota Padang Dian Khairaty, para kasi di lingkungan Kemenag Padang, serta kepala madrasah dan sekolah se-Kota Padang.
Dalam sambutannya, Yasril menegaskan OMI bukan sekadar ajang mencari juara. Menurut dia, kompetisi ini menjadi sarana mengembangkan potensi, karakter, dan bakat peserta didik.
“Bagaimana anak-anak kita dapat menampilkan prestasi terbaik serta mengembangkan minat dan potensinya agar mampu berpikir kritis,” kata Yasril.
Ia juga menyebut seluruh peserta yang mengikuti OMI tingkat kota merupakan siswa terpilih karena telah melewati proses seleksi di madrasah masing-masing.
“Ananda semua sudah menjadi juara. Ikuti kompetisi dengan semangat, jujur, dan sportif. Jangan hanya mengejar kemenangan, tetapi juga menambah pengetahuan dan persahabatan,” ujarnya.
Yasril berharap OMI mampu melahirkan generasi madrasah yang dapat bersaing di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional. Ia juga mengingatkan bahwa kekalahan bukan akhir, melainkan bagian dari proses belajar.
Sementara itu, Ketua Komite OMI Kota Padang Dian Khairaty mengatakan jumlah peserta tahun ini mencapai 429 orang. Mereka berasal dari jenjang MI, MTs, dan MA se-Kota Padang.
Dian mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan OMI, termasuk MAN 2 Padang yang menjadi tuan rumah kegiatan tersebut.
“Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu. Kepada peserta, selamat berkompetisi. OMI bukan hanya untuk meraih juara, tetapi juga belajar dan mengembangkan diri,” kata Dian.
Kepala MAN 2 Padang Ahmad Asdi mengatakan berbagai persiapan telah dilakukan sejak jauh hari, termasuk memastikan kesiapan sarana pendukung lomba.
“Kami juga telah berkoordinasi dengan Telkom untuk memastikan layanan internet tetap lancar selama pelaksanaan OMI. Kami mohon maaf apabila masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaan kegiatan ini,” ujar Ahmad Asdi. (Arul)















