Web Hosting
Web Hosting
Berita

Monitoring Pilot Project Sekolah Ramah Anak Tingkat Sumbar Digelar di MAN 2 Padang

45
×

Monitoring Pilot Project Sekolah Ramah Anak Tingkat Sumbar Digelar di MAN 2 Padang

Sebarkan artikel ini

Padang, PilarbangsaNews

Tim Sekolah Ramah Anak (SRA) Provinsi Sumatera Barat melakukan monitoring dan evaluasi terhadap sekolah, madrasah, dan pondok pesantren pilot project di Kota Padang. Kegiatan itu dipusatkan di MAN 2 Padang, Selasa (2/6/2026).

 

 

Lembaga yang mengikuti evaluasi tersebut yakni MAN 2 Padang, SMKN 1 Sumatera Barat, SMK Pertanian Padang, dan Pondok Pesantren Ar Risalah.

 

Kabid Pakis Kanwil Kemenag Sumbar, Joben, mengatakan lembaga pendidikan harus memperkuat upaya perlindungan anak di tengah maraknya kasus kekerasan seksual yang menjadi perhatian publik.

 

“Sangat miris melihat banyaknya berita viral tentang kekerasan seksual. Kita harus memulihkan situasi ini karena berpengaruh terhadap kepercayaan masyarakat kepada sekolah, madrasah, maupun pondok pesantren,” kata Joben.

 

Menurutnya, publikasi berbagai kegiatan positif yang dilakukan lembaga pendidikan juga penting untuk mendukung program sekolah ramah anak.

 

“Viralkan informasi positif yang ada di sekolah, madrasah, dan pondok pesantren. Kita harus mendukung sekolah ramah anak,” katanya.

 

Kepala MAN 2 Padang Ahmad Asdi mengaku bersyukur dan bangga karena madrasah yang dipimpinnya dipercaya menjadi lokasi pelaksanaan monev sekolah ramah anak tingkat provinsi.

 

“Kami merasa tersanjung atas terpilihnya MAN 2 Padang sebagai tempat pelaksanaan monitoring dan evaluasi pilot project sekolah ramah anak,” ujarnya.

 

Sementara itu, ketua Komite MAN 2 Padang, Syaifunir Husein, mengingatkan pentingnya langkah pencegahan terhadap berbagai persoalan yang dapat memengaruhi perkembangan peserta didik. Menurut dia, upaya antisipasi harus dilakukan sejak dini sebelum masalah berkembang lebih besar.

 

Ketua Tim SRA Sumbar Lili Fitriani menegaskan bahwa setiap program harus didukung data dan bukti yang terukur agar pelaksanaannya dapat dievaluasi secara objektif.

 

Dari hasil evaluasi, MAN 2 Padang dan Pondok Pesantren Ar Risalah dinilai telah melengkapi dokumen dan eviden yang dibutuhkan. Sementara SMKN 1 Sumatera Barat dan SMK Pertanian Padang masih diminta melengkapi sejumlah eviden pendukung.

 

Kegiatan ditutup dengan penyerahan wakaf Al Quran dari Biro Kesra Pemprov Sumbar. MAN 2 Padang dan Pondok Pesantren Ar Risalah masing-masing menerima 60 mushaf, sedangkan SMKN 1 Sumatera Barat dan SMK Pertanian Padang masing-masing menerima 40 mushaf. (Arul)