Web Hosting
Web Hosting
Berita

Degradasi Hampir Pasti, Kecuali Semen Padang Lakukan Keajaiban!

57
×

Degradasi Hampir Pasti, Kecuali Semen Padang Lakukan Keajaiban!

Sebarkan artikel ini

Oleh Romelton, Wartawan

Detik demi detik hitung mundur menuju “kematian” Semen Padang FC terus berjalan. Kabau Sirah di Liga Utama kini nyaris hanya tinggal nama. Tapi tunggu dulu. Matematika belum berkata game over. Masih ada 5–6 laga tersisa. Masih ada 18 poin maksimal di depan mata. Secara hitungan kalkulator, Semen Padang masih bernapas.

 

 

Masalahnya? Tim kebanggaan urang awak ini tertidur pulas di peringkat 17 dengan hanya 20 poin. Sementara garis aman di peringkat 15 berjarak 9 poin. Artinya? Semen Padang butuh minimal 3 kemenangan beruntun plus hasil buruk pesaing. Tanpa itu, selamat datang di Liga 2.

 

Jangan salah sangka. Ini bukan kemerosotan instan. Ini kehancuran yang sudah terlihat sejak lama. Lini belakang ambrol. Dalam tiga laga terakhir, gawang Semen Padang kebobolan total 8 gol. Rata-rata hampir 3 gol per laga. Itu kebocoran kelas bawah yang tidak pantas untuk tim sekelas Semen Padang.

 

Tiga kekalahan beruntun membuat skuad seperti kehilangan kompas di tengah badai. Tidak ada kapten yang menggebrak meja. Tidak ada pemain yang menendang botol air. Yang ada hanyalah pasrah.

 

Dan jadwal? Tuhan, jadwal tidak pernah berpihak pada tim sekarat. Tanggal 25 April 2026, Semen Padang harus bertandang ke markas Borneo FC. Pesut Etam sedang naik daun, mengincar gelar juara, dan punya motivasi berlipat. Disinilah nyali Semen Padang diuji.

 

Jika Semen Padang FC benar-benar ingin menghindari degradasi, maka tidak ada pilihan selain 100 persen sempurna.

 

Pertama, sapu bersih 6 laga sisa. Menang di kandang Borneo? Menang lawan Persib? Menang lawan tim papan atas lainnya? Itu bukan target. Itu keharusan mutlak. Satu hasil imbang saja sama dengan mati suri. Satu kekalahan? Tolong pesankan tiket Liga 2.

 

Kedua, berharap pesaing jatuh ke jurang.
Madura United di peringkat 16 dan Persis Solo di peringkat 15 harus terus kehilangan poin. Jika salah satu dari mereka meraih kemenangan saja, peluang Semen Padang langsung lenyap seperti ditelan bumi. Semen Padang tidak lagi mengontrol nasibnya sendiri. Itu posisi paling menyakitkan dalam sepak bola.

 

Laga Borneo FC vs Semen Padang FC pada 25 April 2026 adalah titik mati.
Analisis jujurnya begini Jika kalah, secara matematis pun harapan keluar dari zona degradasi hampir tertutup. Bukan tidak mungkin. Hampir tertutup alias selamat datang di Liga 2. Jika menang, drama masih berlanjut. Nyala api tipis Kabau Sirah masih menyala.
Jika melihat pola permainan dan kedalaman skuad saat ini, besar kemungkinan Semen Padang FC akan bermain di Liga 2 musim depan.

 

Bersama PSBS Biak, mereka adalah dua tim yang paling layak turun kasta. Itu bukan kebencian. Itu fakta di atas lapangan.

 

*) Isi tulisan sepenuhnya tanggungjawab penulis