Pesisir Selatan, PilarbangsaNews
Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan saat ini sedang fokus pada sistem pengelohan sampah modern yang terpadu dan berkelanjutan untuk mengatasi tantangan geografis wilayah yang memanjang dari utara ke selatan.
Kebijakan strategis dan langkah operasional Pemda Pessel dalam pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan persampahan terpadu, mendapat apresiasi dari Ketua DPRD Pessel Darmansyah, S.IP, juga salah satu tokoh masyarakat Tapan.
Kepada media, politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kabupaten Pesisir Selatan itu akan mengawal proses kegiatan pengerasan dan pengaspalan jalan menuju TPA Tapan ini.
Lokasi saat ini sedang dikerjakan pengaspalan dan pengerasan berada di Bukit Buai Tapan, Nagari Bukit Buai Tapan dengan anggaran kurang lebih Rp4,1 miliar.
“Keberadaan TPA di Bukit Buai Tapan ini cukup strategis. Dan, mengatasi tantangan geografis wilayah yang memanjang dari utara ke selatan,” tegasnya.
Melalui pembahasan anggaran perubahan di DPRD Pessel, Pemda Pesisir Selatan sangat serius dalam pengembangan TPA ini. Keberadaan TPA Tapan memotong jarak angkut armada sampah yang melayani kecamatan-kecamatan di bagian selatan Pessel.
Lebih lanjut kata Darmansyah, pemilahan sampah organik dan anorganik dari tingkat pasar dan rumah tangga didorong agar memiliki nilai ekonomi (ekonomi sirkular) sebelum sisa residu yang tidak bisa diolah kembali dibuang ke TPA.
“Insya Allah keberadaan TPA di Tapan tahun 2027 akan terwujud,” tutup Ketua DPRD Darmansyah. (ori)



















