Pesisir Selatan, PilarbangsaNews
Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) terus menunjukkan perannya sebagai motor penggerak pembangunan desa, tidak hanya dari sisi infrastruktur, tetapi juga dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Melalui sinergi antara pembangunan fisik dan kegiatan non-fisik, TMMD membuka peluang baru bagi masyarakat pedesaan/ nagari untuk meningkatkan taraf hidup. Perbaikan akses jalan, jembatan, hingga pembangunan talut menjadi langkah strategis dalam menghubungkan desa-desa yang sebelumnya terisolasi dengan pusat perekonomian.
Komandan Kodim (Dandim) 0311/Pessel Letkol Czi Theodurus Sambua, S.T..M.Han Brebes, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur yang dilakukan TMMD berdampak langsung terhadap kelancaran distribusi hasil pertanian, perkebunan, maupun produk UMKM warga.
“TMMD membangun atau memperbaiki jalan, jembatan, dan talut yang membuka akses ekonomi desa terisolasi, sehingga memudahkan pengangkutan hasil produksi masyarakat,” ujarnya.
Tak hanya fokus pada pembangunan fisik, Satgas TMMD juga aktif menggelar penyuluhan bertajuk Langkah Nyata Mengembangkan Usaha Nagari. Kegiatan ini memberikan pembekalan kepada pelaku UMKM, mulai dari manajemen usaha, strategi pemasaran, hingga penguatan kapasitas produksi.
Menurut Dandim, tujuan utama TMMD adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa secara langsung dan berkelanjutan. Pendekatan yang dilakukan tidak hanya membangun sarana prasarana, tetapi juga memperkuat sumber daya manusia agar mampu bersaing dan mandiri secara ekonomi.
Ia menambahkan, secara harfiah “manunggal” berarti menyatu atau bersatu. Karena itu, TMMD menjadi wujud nyata kemanunggalan antara TNI dan rakyat dalam membangun Desa.
Melalui “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Nagari”. TNI tidak hanya sebagai alat pertahanan negara, tetapi juga hadir dan terlibat aktif dalam pembangunan, khususnya di daerah-daerah yang masih tertinggal,” tegasnya.
Hal itu dapat dilihat dalam pengerjaan Rehab RTLH milik Ibuk Suharti Nagari Talaok terus dikebut oleh personil Satgas TMMD Ke-127 Tahun 2026 Kodim 0311/Pessel, pada Rabu (18/2/2026).
Sertu Deri Putra selaku kordinator mengungkapkan, percepatan ini dilakukan huna memastikan pembangunan Rehab RTLH ini dapat berjalan sesuai waktu yang telah ditentukan selama pelaksanaan TMMD selama 30 hari. (ori)









