Web Hosting
Web Hosting
Pariwara Limapuluh Kota

Masyarakat Diminta Pakai Masker, Kabut Asap Sedang Terjadi di Limapuluh Kota Dampak Karhutla

×

Masyarakat Diminta Pakai Masker, Kabut Asap Sedang Terjadi di Limapuluh Kota Dampak Karhutla

Sebarkan artikel ini

Limapuluh Kota, PilarbangsaNews

Musim kemarau yang cukup panjang mengakibatkan sejumlah kebakaran lahan dan hutan (Karhutla) terjadi di provinsi tetangga Sumatra Barat, seperti di Provinsi Riau, dan Jambi.

 

 

Dampaknya, kabut asap juga menyebar di Provinsi tetangga pada saat ini, termasuk di wilayah Kabupaten Limapuluh Kota.

 

Dari pantauan PilarbangsaNews.id dalam seminggu belakangan di daerah ini, jarak pandang amat terbatas, berkisar 50 sampai dengan 100 meter. Lihat saja, Gunung Sago yang biasanya terlihat jelas dari kawasan Tanjung Pati dan Sarilamak, sekarang hanya warna putih saja yang terlihat.Ya, karena tertutup kabut asap yang cukup tebal.

 

Safni Sikumbang

 

Bupati Kabupaten Limapuluh Kota, Safni Sikumbang melalui Kalaksa BPBD daerah ini Zaimar Hakim, SH menghimbau kepada masyatakat melalui media, mari bersama cegah Karhutla dengan cara, tidak membuka lahan dengan cara membakar. Tidak membuang puntung rokok sembarangan. Dan tidak meninggalkan api unggun tanpa pengawasan.

 

Disamping itu, bupati juga mengingatkan masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan dan kepedulian terhadap lingkungan.

 

Selanjutnya, laporkan segera apabila menemukan titik api atau kejadian kebakaran. Jika terdeteksi Karhutla segera berkoordinasi dengan aparat pemerintahan, baik tingkat Nagari, Kecamatan dan Kabupaten.

 

Kabut asap di Limapuluh Kota

 

Bupati juga meminta agar kelompok Siaga Bencana di nagari melakukan patroli dan pemantauan di wilayah rawan bencana. Dan perlu diingat, agar masyarakat selalu memakai masker kalau keluar rumah. Masker akan mengantisipasi terkena penyakit saluran pernapasan.

 

“Kita harus bekerjasama lintas sektoral bersama masyatakat untuk mengatasi kabut asap dan Karhutla ini,” pinta Bupati Safni Sikumbamg.

 

Sementara itu jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdkkbud) Kabupaten Limapuluh Kota juga sudah melakukan tindakan preventif menghadapi kabut asap ini.

 

 

Kadisdikbud Antoni, S Pd, M Pd melalui siaran resminya telah mengeluarkan surat himbauan kepada seluruh jajarannya, seperti UPTD SD, dan SMP baik negeri maupun swasta di Kabupaten Limapuluh Kota.

 

Dalam himbauan tersebut dikatakan, agar semua tenaga kependidikan dan peserta didik tidak boleh melakukan kegiatan di luar ruangan, seperti olah raga, upacara, outboon, dan lain sebagainya.Dan, harus memakai masker saat berada di luar rumah.

 

Antoni mengatakan, bahwa kesehatan dan keselamatan peserta didik merupakan fokus utama pemeringah daerah.

 

 

“Prinsip kita adalah kurangi paparan, lindungi anak, dan harap tenang. Kesehatan dan keselamatan peserta didik menjadi prioritas utama.Dan jangan tidak pakai masker”, beber Antoni. (wba)

 

#pariwarahumaskominfo