Padang Pariaman, PilarbangsaNews
Dilantiknya Ronald Tribuana Thamrin (49) sebagai Wali Nagari Pauh Kambar, Kecamatan Nan Sabaris, Kabupaten Padang Pariaman tanggal 30 Agustus 2026, menandai dimulainya periode kebangkitan untuk nagari itu dalam mewujudkan visi yaitu masyarakat yang sejahtera, mandiri dan berdaya saing.
“Kami memulainya dengan Bismillahirahmanirrahim, melangkah bersama masyarakat. Tidak melihat kebelakang, tetapi menatap maju kedepan dengan merangkul semua elemen masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan kemajuan Nagari Pauh Kambar,” kata Ronald Tribuana Thamrin disela-sela pelaksanaan acara doa syukuran di rumah orangtuanya di Korong Gunung Basi, Sabtu (5/9/2026).
Karena itu, Ronald Tribuana Thamrin sangat berharap tidak ada lagi kelompok-kelompok pendukung yang dulu mungkin muncul ketika Pilwana Serentak tanggal 27 Juni 2026 lalu. Kompetisi Wali Nagari sudah berakhir, kini saatnya semua kelompok yang ada berangkulan, bergandeng tangan untuk bersama-sama membangun nagari.
Ronald Tribuana Thamrin
Apalagi dengan makin terbatasnya jumlah Dana Desa kedepan karena berbagai kebijakan program nasional, maka salah satu upaya nyata untuk menggerakkan perekonomian masyarakat adalah dengan menggali dan mengoptimalkan potensi nagari yang ada, baik itu sumberdaya manusia (SDM) maupun sumberdaya alam (SDA).
“Nagari Pauh Kambar ini nyaris berada ditengah Kabupaten Padang Pariaman, berada di jalan lintas yang bagus, dekat ke destinasi wisata pantai, maka Pauh Kambar sangat berpotensi untuk tumbuh sebagai pusat jasa kuliner, kerajinan, pusat oleh-oleh, jasa penginapan dan pusat pendidikan terpadu. Karena itu Nagari Pauh Kambar sangat membuka diri kepada investasi mendorong untuk kemajuan nagari,” kata Ronald Tribuana Thamrin panjang lebar.
Acara doa syukuran yang dilaksanakan Wali Nagari Ronald Tribuana Thamrin ini adalah untuk merekat silaturahmi, membangun jaringan dan sekaligus juga dimaksudkan untuk kesempatan menampung saran, pendapat dan kritikan dalam melangkah memimpin Nagari Pauh Kambar untuk periode 2026-2034.
Wali Nagari Pauh Kambar Ronald Tribuana Thamrin bersama Anggota DPRD Provinsi Sumbar Firdaus yang juga Ketua DPW PKDP Sumbar
Acara yang dikemas dalam ramah tamah dan makan siang itu, tampak hadir tokoh-tokoh masyarakat. Tidak saja tokoh dari dalam Nagari Pauh Kambar, seperti Niniak Mamak, Cadiak Pandai, Pemuda dan Bundo Kanduang, tetapi juga berdatangan tokoh-tokoh dari lintas nagari dan dari luar Kabupaten Padang Pariaman.
Dua anggota DPRD Provinsi Sumbar dari Dapil Sumbar 2 (Padang Pariaman dan Kota Pariaman) tampak hadir dalam acara doa syukuran ini, yaitu Jempol (Gerindra) dan Firdaus (PKB), serta Anggota DPRD Kabupaten Padang Pariaman Firman, SHI., MH (PKB).
Tokoh-tokoh lain tampak hadir yaitu mantan Bupati Padang Pariaman periode 2021-2024 Suhatri Bur, SE.,MM Dt. Putiah, Ketua SMSI Sumbar Zulnadi, SH., Sekretaris DPW PKDP Sumbar Hendra Anwar, wartawan senior Sidi Gusfen Khairul, tokoh pendidikan Dr. H. Asfar Tanjung, Pengurus LKAAM Sumbar Azhar Nuri Dt. Rajo Nan Putiah, Camat Nan Sabaris Jon Kenedi, Dr. Basri Syafrizal Dt. Sri Rajo Mahadirajo dan Nasir Dt. Bandaro Sati.
Ronald Tribuana Thamrin (kiri) bersama Anggota DPRD Sumbar Jempol (paling kanan) dan tokoh-tokoh masyarakat.
Para Wali Nagari di Kecamatan Nan Sabaris juga hadir, tampak para Perangkat Nagari Pauh Kambar, alim ulama, Bamus, Bundo Kanduang, kader PKK, tokoh pemuda, teman sekolah wali nagari dan lapisan masyarakat, tampak berbaur dalam acara doa syukuran Ronald Tribuana Thamrin ini.
Tingginya apresiasi kepada Ronald Tribuana Thamrin tidak terlepas dari sosoknya sebagai anak muda yang santun dan terus membangun jaringan pergaulan lintas generasi. Sebagai lulusan SMAN 1 Pariaman dan Universitas Negeri Padang, ia banyak disokong oleh teman-teman alumninya, sehingga Ronald terbilang memiliki rekam jejak karir yang beragam dibidang konstruksi dan bisnis.
Ronald Tribuana Thamrin lahir pada tanggal 13 Oktober 1977 dari pasangan wartawan senior Harian Singgalang, Marzie Thamrin (Alm) dan Hj. Nurdeli (Almh). Karena itulah Ronald banyak mendapat support untuk maju menjadi pemimpin di kampung halamannya ini dari kalangan jurnalis, yang tidak lain adalah “murid-murid” dari almarhum bapaknya. (gk)















