Payakumbuh, PilarbangsaNews
Pemerintah Kota Payakumbuh menyalurkan bantuan keuangan sebesar Rp1 miliar kepada Pemerintah Kabupaten Agam untuk mendukung percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana serta membantu pemulihan kehidupan masyarakat terdampak.
Penyerahan dukungan tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta saat menerima kunjungan Bupati Agam Benny Warlis di Rumah Dinas Wali Kota Payakumbuh, Kamis (25/6/2026).
“Bantuan ini merupakan wujud solidaritas dan kepedulian antardaerah. Ketika saudara sedang menghadapi musibah, sudah menjadi tanggung jawab moral bagi kita untuk hadir, membantu, dan saling menguatkan,” kata Zulmaeta.
Penyaluran bantuan ditandai dengan penyerahan proposal permohonan bantuan keuangan dari Pemerintah Kabupaten Agam kepada Pemerintah Kota Payakumbuh sebagai bagian dari mekanisme yang diatur dalam kebijakan pemerintah.
Zulmaeta menjelaskan bantuan tersebut merupakan tindak lanjut kebijakan Kementerian Dalam Negeri terkait pemanfaatan tambahan Transfer ke Daerah (TKD), yang memberikan ruang bagi daerah yang tidak terdampak bencana untuk membantu daerah lain yang sedang menjalani proses pemulihan.
Menurutnya, kolaborasi antardaerah memiliki peran penting dalam mempercepat penanganan dampak bencana sekaligus memastikan masyarakat terdampak dapat segera kembali menjalankan aktivitas secara normal.
“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat terdampak sekaligus mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi, sehingga aktivitas ekonomi, pelayanan publik, pendidikan, dan kehidupan sosial masyarakat dapat kembali pulih dengan lebih cepat,” ujarnya.
Ia menambahkan, dukungan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemko Payakumbuh dalam memperkuat semangat kebersamaan dan sinergi antarwilayah dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan, termasuk saat terjadi bencana alam.
Selain untuk Kabupaten Agam, Pemko Payakumbuh juga mengalokasikan bantuan keuangan masing-masing sebesar Rp1 miliar kepada Kabupaten Limapuluh Kota dan Kabupaten Aceh Singkil yang tengah membutuhkan dukungan percepatan pemulihan pascabencana.
Bantuan tersebut disalurkan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, sehingga penggunaannya dapat dipertanggungjawabkan dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat penerima.
“Kolaborasi dan sinergi antarpemerintah daerah harus terus diperkuat. Dengan kebersamaan, proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat dan masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitasnya secara normal,” ujar Zulmaeta.
Bagi masyarakat terdampak bencana, bantuan ini diharapkan dapat mempercepat perbaikan infrastruktur, pemulihan layanan publik, mendukung aktivitas perekonomian warga, serta membantu percepatan pemulihan sektor pendidikan dan sosial kemasyarakatan.
Sementara itu, Bupati Agam Benny Warlis menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan Pemerintah Kota Payakumbuh kepada masyarakat Kabupaten Agam.
“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan dan dukungan yang diberikan. Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat terdampak bencana dan akan dimanfaatkan sebaik-baiknya sesuai kebutuhan dan peruntukannya,” kata Benny.
Ia mengatakan bantuan tersebut akan membantu pemerintah daerah mempercepat berbagai program pemulihan, terutama yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat pascabencana.
Menurut Benny, dukungan dari daerah lain mencerminkan kuatnya semangat persaudaraan dan kepedulian antardaerah dalam menghadapi masa-masa sulit.
“Dukungan ini menjadi bukti bahwa kebersamaan itu selalu terjaga. Kami optimistis proses pemulihan akan berjalan lebih baik dengan adanya dukungan dari berbagai pihak,” ujarnya.
Pertemuan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Rida Ananda, Asisten Administrasi Umum Setdako Payakumbuh Ifon Satria Chan, Kepala Badan Keuangan Daerah Andi Narwan, Inspektur Kota Payakumbuh Syahril, serta jajaran pejabat terkait dari Pemerintah Kabupaten Agam. (wba)














