Web Hosting
Web Hosting

Berita

Dahler Dt. Panghulu Sati Terpilih Aklamasi Pimpin LKAAM Kota Sawahlunto Periode 2026-2031

62
×

Dahler Dt. Panghulu Sati Terpilih Aklamasi Pimpin LKAAM Kota Sawahlunto Periode 2026-2031

Sebarkan artikel ini

Sawahlunto, PilarbangsaNews

Ir. H. Dahler Dt. Panghulu Sati, M.Sc terpilih kembali secara aklamasi menjadi Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Kota Sawahlunto periode 2026-2031 dalam Musda VI yang berlangsung di Hotel Saka Ombilin, Sawahlunto, Rabu (20/5/2026) petang.

 

 

Terpilihnya Dahler Dt. Panghulu Sati sudah diduga sebelumnya. Sejak Musda VI dibuka pada pagi hari, bisik-bisik dari LKAAM kecamatan sudah terdengar kencang, bahwa mereka akan mendukung mantan ASN PUPR Pemprov Sumbar itu satu periode lagi memimpin Ninik Mamak Kota Sawahlunto.

 

Bisik-bisik itu ternyata terbukti pada saat proses usulan pencalonan ketua. Dalam Sidang Pleno IV yang dipimpin oleh Waketum LKAAM Sumbar Drs. Syafrizal Ucok, MM Dt. Nan Batuah, dibacakan usulan dari empat LKAAM kecamatan, yang seluruhnya mencalonkan Ir. Dahler Dt. Panghulu Sati, M.Sc sebagai Ketua LKAAM Sawahlunto periode 2026-2031.

 

Karena hanya satu nama yang dicalonkan oleh empat LKAAM Kecamatan, maka palu pun diketok oleh pimpinan sidang Syafrizal Ucok Dt. Nan Batuah. Sah! Dahler Dt. Panghulu Sati langsung dinyatakan sebagai Ketua LKAAM Terpilih Kota Sawahlunto 2026-2031 secara aklamasi.

 

Ir. Dahler, M.Sc Dt. Panghulu Sati

 

Sementara di ruangan yang berbeda di Hotel Saka Ombilin ini juga berlangsung Musda tahun 2026 Bundo Kanduang Kota Sawahlunto. Terpilih melalui pemungutan suara sebagai Ketua adalah Bundo Fauziah untuk masa bakti tahun 2026-2031.

 

Musda VI LKAAM Kota Sawahlunto dibuka secara resmi oleh Wakil Walikota Sawahlunto Jeffry Hibatullah. Hadir dalam pembukaan Musda Waketum 1 LKAAM Sumbar Drs. Syafrizal Ucok, MM Dt. Nan Batuah, Waketum 3 LKAAM Sumbar Drs. Reflidon, MM Dt. Kayo, Sekretaris LKAAM Sumbar Musmaizer Dt. Gamuak, Anggota DPRD Sumbar Daswipetra Dt. Manjinjiang Alam, Wakil Ketua DPRD Sawahlunto Aswandi Pandito Batuah, Forkopimda Sawahlunto, Asisten Setdako, Kadis Kebudayaan Sawahlunto Drs. Guspriadi, MM., dan Ketua LKAAM Sawahlunto Dahler Dt. Panghulu Sati, TP PKK, Bundo Kanduang dan Dharma Wanita Persatuan.

 

Dalam sambutannya, Wawako Jeffry Hibatullah memberikan apresiasi terhadap peran dan keberadaan LKAAM di Kota Sawahlunto selama ini. LKAAM melalui para Ninik Mamak telah menjadi pilar untuk kerukunan, kebersamaan dan kedamaian ditengah-tengah masyarakat Kota Sawahlunto yang multi etnis.

 

Selain itu, LKAAM Sawahlunto telah berperan dalam melestarikan adat Minangkabau dan membentengi anak kemenakan dari pengaruh negatif budaya barat. Kedepannya peran LKAAM dan KAN bersama seluruh Ninik Mamak tentu akan semakin penting dan strategis.

 

“Pemko Sawahlunto akan selalu komit membantu LKAAM sesuai dengan aturan dan kemampuan anggaran yang ada. Apalagi di dalam LKAAM juga ada tokoh-tokoh masyarakat yang menjadi anggota legislatif, tentunya dapat pula mengalokasikan dana Pokok Pikirannya untuk dapat mendukung program-program LKAAM Kota Sawahlunto,” kata Wawako Jeffry Hibatullah.

 

Pembukaan Musda VI LKAAM Kota Sawahlunto di Hotel Saka Ombilin

 

Sementara itu Ketum LKAAM Sumbar yang diwakili Waketum 1 Drs. Syafrizal Ucok, MM Dt. Nan Batuah mengapresiasi penyelenggaraan Musda VI LKAAM Sawahlunto yang berlangsung semarak dan dihadiri seluruh elemen adat yang ada di Sawahlunto, mulai dari Pengurus LKAAM Kota dan LKAAM Kecamatan, KAN, Bundo Kanduang, PKK, Dharma Wanita Persatuan dan jajaran pemerintahan khususnya Wakil Walikota, Pimpinan DPRD, Forkopimda dan Dinas Kebudayaan.

 

“Support yang luar biasa kepada LKAAM ini membuktikan bahwa seluruh pihak di kota ini mendukung upaya pelestarian adat Minangkabau dan penegakan marwah adat ditengah-tengah masyarakat. Atas semua ini tentunya LKAAM Sumbar menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemko terutama kepada Pak Walikotanya,” kata Syafrizal Ucok Dt. Nan Batuah.

 

Kedepan ini peran LKAAM melalui Ninik Mamaknya tidaklah ringan. Tidak saja tanggungjawab di dalam kaum atau suku membina kemenakan, tetapi juga menjaga anak nagari dari serangan gencar peredaran Narkoba dan meluasnya penyakit masyarakat seperti lesbian gay biseksual dan transgender (LGBT) pada akhir-akhir ini.

 

“Pencegahan Narkoba dan LGBT tidak akan bisa diserahkan begitu saja kepada aparat hukum. Ninik Mamak harus ikut serta terlibat aktif. Saat ini LKAAM Sumbar tengah mendorong lahirnya Perda Hukum Pidana Adat, sehingga pelanggaran susila dan etika yang dilakukan anak nagari yang selama ini tidak terjangkau oleh hukum formal kedepan dapat ditindak secara adat oleh Ninik Mamak demi menjaga marwah adat Minangkabau,” kata Syafrizal Ucok Dt. Nan Batuah, mantan Wabup Pessel periode 2005-2010 ini.

 

Menjelang ditutupnya Musda VI LKAAM Kota Sawahlunto, Ketua Terpilih Ir. Dahler, M.Sc Dt. Panghulu Sati menyampaikan terima kasihnya atas amanah yang diberikan oleh Ninik Mamak empat kecamatan yaitu didahulukan salangkah, ditinggikan sarantiang di LKAAM Kota Sawahlunto periode 2026-2031.

 

“Alhamdulillah Musda Vl LKAAM Kota Sawahlunto berjalan dengan tertib dan lancar secara penuh musyawarah dan mufakat dengan mamakaikan raso jo pareso sarato raso badunsanak yang penuh dengan kearifan. Kedepannya kebersamaan ini akan terus kita pelihara untuk kemajuan LKAAM Kota Sawahlunto,” kata Ir. Dahler Dt. Panghulu Sati. (gk)