Web Hosting
Web Hosting
Berita

Ketua LKAAM Sumbar Fauzi Bahar Dt. Sati Hadiri Anugerah Gelar Adat LAM Kepri untuk Ketua MPR Ahmad Muzani

296
×

Ketua LKAAM Sumbar Fauzi Bahar Dt. Sati Hadiri Anugerah Gelar Adat LAM Kepri untuk Ketua MPR Ahmad Muzani

Sebarkan artikel ini

Tanjung Pinang, PilarbangsaNews

Ketua MPR RI, H. Ahmad Muzani, dianugerahi gelar kebesaran adat Datok Seri Diwangsa Wira Perdana oleh Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Kepulauan Riau, yang diserahkan di Balai Adat Seri Indera Sakti, Tanjung Pinang, Jum’at (14/11/2025).

 

 

Prosesi yang sarat dengan adat Melayu ini ditandai dengan pembacaan warkah resmi pemberian gelar dan pemasangan tanjak (destar) kepada H. Ahmad Muzani, langsung oleh Ketua LAM Provinsi Kepri Datok Wira Setia Laksana H. Raja Al Hafiz.

 

Gelar adat Datok Seri Diwangsa Wira Perdana yang ditabalkan kepada Ahmad Muzani mengandung makna sebagai pemimpin yang mulia, bangsawan utama dan gagah berani. Gelar inipun hanya diberikan LAM kepada tokoh yang dianggap mampu menjaga marwah, amanah serta nilai-nilai luhur budaya Melayu.

 

 

Acara penganugerahan gelar adat LAM Kepri ini dihadiri Gubernur Kepri Ansar Ahmad Datok Setiabijaya Mahkota Negeri, Wagub Kepri Nyanyang Haris Pratamura, Ketum Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumbar Prof Dr Fauzi Bahar, M.Si Datuak Sati, Anggota DPR RI Andre Rosiade, Forkopimda Kepri, Bupati/Wali Kota Se-Kepri, Pengurus LAM Kepri, Pengurus LAM Riau, dan tokoh masyarakat adat lainnya.

 

Ketum LKAAM Sumbar Prof. Dr. Fauzi Bahar, M Si Datuak Sati memberikan ucapan selamat kepada H. Ahmad Muzani Datok Seri Diwangsa Wira Perdana.

 

Ahmad Muzani dalam pidatonya menyatakan ikrar akan menjaga kehormatan gelar adat yang disematkan kepada dirinya dan akan menjunjung tinggi kemuliaan marwah adat Melayu.

 

“Saya berikrar akan menjaga kemuliaan gelar kebesaran adat Datok Seri Diwangsa Wira Perdana ini sebagai bagian dari kemuliaan diri saya,” ucap Muzani usai menjalani prosesi pemberian gelar adat.

 

Menurut Ahmad Muzani, bahwa gelar adat ini bukan sekadar atribut, melainkan amanah moral dan tanggung jawab budaya. Ia juga mengutip sejumlah pesan dari karya monumental Raja Ali Haji, Gurindam Dua Belas, yang menjadi pedoman kepemimpinan dan karakter masyarakat Melayu.

 

“Nilai-nilai seperti budi pekerti, tutur kata, kejujuran, musyawarah, dan integritas adalah fondasi kepemimpinan yang sejalan dengan tugas saya di MPR dalam menjaga empat pilar kebangsaan. Dengan takzim saya akan mengemban gelar ini sebaik-baiknya, serta menjadikannya motivasi dalam memperjuangkan nilai-nilai luhur budaya untuk kemajuan bangsa,” tegas Muzani lagi.

 

Ketum LKAAM Sumbar Prof Dr Fauzi Bahar, M.Si Datuak Sati bersama Anggota DPR RI Andre Rosiade

 

Sementara itu Ketum LKAAM Sumbar Prof. Dr. Fauzi Bahar, M.Si Datuak Sati dalam kesempatan itu menyampaikan langsung ucapan selamat dan apresiasi yang tinggi kepada Ketua MPR H. Ahmad Muzani atas prosesi penganugerahan gelar adat oleh LAM Provinsi Kepri ini.

 

Gelar adat ini adalah penghormatan masyarakat adat umumnya, dan masyarakat Melayu khususnya, kepada Ahmad Muzani yang merupakan Ketua MPR-RI sebagai pilar perekat persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

 

“Anugerah gelar adat untuk Pak Ahmad Muzani sudah sangat pas dan sangat tepat. Kami menilai sosok Pak Ahmad Muzani adalah tokoh nasional yang memiliki kharisma, intelektual dan berwibawa, saat ini menjadi pimpinan lembaga tinggi negara yaitu sebagai Ketua MPR-RI,” kata Ketum LKAAM Sumbar Prof Dr Fauzi Bahar, M.Si Datuak Sati yang didampingi oleh Waketum LKAAM Provinsi Sumbar Reflidon Datuak Kayo.

 

Harapan sekaligus doa Ketum LKAAM Fauzi Bahar Datuak Sati adalah, gelar adat ini dapat menjadi motivasi bagi tokoh-tokoh nasional lainnya untuk menjaga nilai-nilai luhur tradisi masyarakat adat di seluruh nusantara, dalam bingkai negara kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

 

Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyerahkan cindera mata kepada Ketua MPR Ahmad Muzani Datok Seri Diwangsa Wira Perdana.

 

Pada kesempatan penganugerahan gelar ini, Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad Datok Setiabijaya Mahkota Negeri menyebut bahwa pemberian gelar adat LAM kepada Ketua MPR Ahmad Muzani merupakan penghormatan masyarakat Melayu kepada tokoh yang dianggap memiliki dedikasi tinggi terhadap perjalanan demokrasi nasional.

 

“Kami bangga memberikan gelar tertinggi adat Melayu kepada Ketua MPR RI, Bapak H Ahmad Muzani. Gelar ini melambangkan pemimpin yang mulia, bangsawan, utama, dan gagah berani,” ucap Gubernur Ansar.

 

Gubernur Kepri menegaskan bahwa budaya Melayu memiliki peran besar dalam pembentukan Indonesia, terutama sebagai akar utama dari bahasa Indonesia yang kini diakui UNESCO sebagai bahasa internasional kesepuluh. (gk)