Web Hosting
Web Hosting
Berita

Tingkatkan Efisiensi dan Higienis Ruang Produksi IKM Pangan, Diskop UKM Kota Padang Panjang Gandeng Tim Politeknik ATI Padang

173
×

Tingkatkan Efisiensi dan Higienis Ruang Produksi IKM Pangan, Diskop UKM Kota Padang Panjang Gandeng Tim Politeknik ATI Padang

Sebarkan artikel ini

Padang Panjang, PilarbangsaNews

 

 

Bertempat di Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Kota Padang Panjang, Tim Dosen Politeknik ATI Padang sukses melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan bertajuk “Pelatihan Perancangan Layout Ruang Produksi IKM Pangan” pada Kamis 23 Oktober 2025.

 

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) pangan melalui penerapan tata letak ruang produksi yang baik dan higienis sesuai standar industri.

 

Kegiatan pelatihan diikuti oleh 20 pelaku IKM pangan yang berada dibawah binaan Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Kota Padang Panjang.

 

Hadir mewakili Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Kota Padang Panjang, Azani Maizuar, S.IP, M.IKom selaku Kepala Bidang Perdagangan dan Perindustrian Kota Padang Panjang. “Dalam rangka efisiensi dan peningkatan produktivitas kegiatan ini sangat diperlukan bagi pelaku UKM,” ujar Azani.

 

Kegiatan pengabdian yang diinisiasi oleh Demi Ramadian, M.T. selaku Ketua Tim Pelaksana dan sejumlah dosen Program Studi Teknik Industri Agro Politeknik ATI Padang ini adalah bentuk kontribusi Politeknik ATI untuk Pengelolaan IKM Pangan yang lebih baik.

 

“Dalam pelatihan ini, peserta mendapatkan materi mengenai konsep dasar tata letak fasilitas produksi, prinsip efisiensi alur proses, serta contoh penerapan layout yang efektif untuk skala usaha kecil menengah,” ujar Demi Ramadian.

 

Tim Politeknik ATI Padang melakukan observasi dan diskusi langsung ke lokasi IKM milik salah satu peserta pelatihan.

 

Setelah penyampaian materi, kegiatan pengabdian dilanjutkan dengan observasi dan diskusi langsung bersama IKM Talas Neti selaku mitra binaan untuk mengidentifikasi kondisi nyata ruang produksi dan merancang usulan tata letak ruang produksi yang lebih efisien.

 

Dari hasil evaluasi, sebanyak 88,9% peserta menilai materi yang disampaikan sangat bermanfaat, dan sekitar 70% peserta menyatakan masih memerlukan perbaikan tata letak di ruang produksinya.

 

Para peserta mengaku kegiatan ini memberikan wawasan baru tentang pentingnya pengaturan ruang yang mendukung higienitas dan kelancaran proses kerja.

 

Beberapa pelaku usaha, seperti produsen keripik, kue, dan olahan susu, mengusulkan agar kegiatan serupa dilanjutkan dengan pendampingan langsung di lokasi usaha agar hasilnya lebih aplikatif.

 

Selanjutnya Tim Dosen Politeknik ATI Padang juga berencana menyusun modul panduan praktis tata letak ruang produksi sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini.

 

Melalui kegiatan PKM ini, Politeknik ATI Padang berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam pemberdayaan IKM daerah, khususnya di sektor pangan.

 

Harapannya, pelaku IKM dapat menerapkan prinsip efisiensi dan higienitas dalam proses produksinya sehingga mampu meningkatkan daya saing produk lokal di pasar yang lebih luas. (Fikri Arsil)