Payakumbuh, PilarbangsaNews
Disaat fajar menyingsing pada subuh Selasa (26/8/2025), si jago merah mengamuk di Blok Barat Komplek Pertokoan Pasar Atas Kota Payakumbuh.
Ratusan toko dan kios, serta palung beserta isinya ludes dimamah sigulambai. Kerugian yang ditimbulkan akibat kebakaran dahsyat ini tak kurang dari Rp.40 Milyar seperti dikatakan Sekdako Payakumbuh Rida Ananda kepada Pers siang Selasa itu.
Api baru berhasil dijinakkan empat jam kemudian setelah puluhan mobil Damkar yang datang memberikan bantuan dari Kota Padang, Padang Pariaman, Agam, Tanah Datar, Bukittinggi, dan dari Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota sendiri yang telah berjibaku memadamkan kobaran api di setiap titik di pasar yang bertingkat dua itu.
Dimana asal api yang menyulut kebakaran komplek pertokoan yang dibangun dengan dana Inpres awal tahun 1980 dan diresmikan tahun 1983 itu?.Pihak kepolisian masih menyelidikinya hingga saat ini.
Wali Kota Payakumbuh Zulmaita yang datang ke lokasi kebakaran kepada wartawan mengatakan, akan mencarikan solusi tempat nerjualan dari pemilik toko, kios dan palung tersebut.
“Kita akan carikan solusinya untuk dunsanak-dunsanak kita yang ditimpa musibah ini. Salah satu lokasinya di komplek pertokoan Blok Timur yang masih banyak kosong;” ungkap wali kota.
Kebakaran hebat yang terjadi itu dampaknya juga akan hilangnya pekerjaan ratusan karyawan toko, kios, dan lapak.Setidaknya hingga si pemilik bisa menjalankan usahanya kembali.
Dari data yang diperoleh PilarbangsaNews dari Kabid Pasar, Dinas Koperasi dan UKM, Firman Hadi, sebagai berikut,
Di Lantai 1
1. Toko = 163 unit
Terbakar = 64 unit
Terdampak = 99 unit
2. Kios = 48 unit
Terbakar = 38 unit
Terdampak = 10 unit
3. Palung = 160 unit
Terbakar = 160 unit
Terdampak = –
4. Palung Patri = 25 unit
Terbakar = 9 unit
Terdampak = 16 unit
5. Ruang Bawah Tangga = 12 unit
Terbakar = 5 unit
Terdampak = 7 unit
Lantai 2
1. Toko = 104 unit
Terbakar = 104 unit
Total terbakar = 380 unit
Total tedampak = 132 unit
Kondisi kerusakan bangunan
1. Lantai 1 = 65%
2. Lantai 2 = 100 %
3. Palung 100 %
Total = 88% bangunan rusak, beber kabid.Pasar Dinas Kooerasi dan UKM Firman Hadi.(wba)













