Web Hosting
Web Hosting
Berita

PERMASA Jatim Riau Dikukuhkan, Komitmen Tanpa Batas Untuk Negeri Lancang Kuning

327
×

PERMASA Jatim Riau Dikukuhkan, Komitmen Tanpa Batas Untuk Negeri Lancang Kuning

Sebarkan artikel ini

Pekanbaru, PilarbangsaNews 

 

 

Gubernur Riau Abdul Wahid M.Si mengukuhkan Dewan Pimpinan Pusat Perkumpulan Masyarakat Jawa Timur (DPP PERMASA JATIM) Provinsi Riau Masa bakti 2025 – 2030 pada Minggu, 03 Agustus 2025.

 

Gubernur Riau dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam atas peran serta dan kontribusi masyarakat Jawa Timur yang telah lama menetap dan berkarya di Provinsi Riau.

 

“Atas nama Pemerintah Provinsi Riau, saya mengucapkan selamat dan sukses atas dilantiknya Permasa Jatim. Ini luar biasa, sebuah simbol bahwa masyarakat Jawa Timur dan Melayu sudah sehati dalam membangun Riau,” ujar Gubernur Wahid.

 

Gubernur menilai, kehadiran masyarakat Jawa Timur di Bumi Lancang Kuning bukan hanya memperkaya khazanah budaya lokal, namun juga telah menjadi bagian penting dalam roda pembangunan provinsi. Terutama di sektor pertanian, kontribusi warga asal Jawa Timur dinilai signifikan dalam mendongkrak perekonomian daerah.

 

“Tanpa saudara-saudara kita dari luar Riau, kemajuan mungkin akan lebih lambat. Tapi justru karena adanya asimilasi budaya dan percampuran wawasan, tata pola pikir kita semakin terbuka, persatuan kita semakin kokoh dan kuat,” tegasnya.

 

Tidak lupa, Gubernur mengajak seluruh masyarakat Jawa Timur yang ada di Riau untuk terus menjaga semangat kebersamaan dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan provinsi. Ia menutup sambutannya dengan sebuah pesan sarat makna:

 

“Ketika dua nilai luhur udaya Jawa Timur dan kearifan lokal Melayu bertemu, maka lahirlah semangat Riau negeri yang damai, terbuka, dan penuh toleransi,” tutup Gubernur Wahid.

 

Sebuah semangat persatuan dan pengabdian kembali digaungkan dari tanah Melayu. Drs. H. Kampriwoto, tokoh senior yang telah 35 tahun mengabdikan diri di Bumi Lancang Kuning, resmi menyampaikan komitmennya sebagai Ketua Umum PERMASA (Paguyuban Masyarakat Jawa Timur) Provinsi Riau.

 

“Saya sudah 35 tahun di sini. Saya tidak merasa sebagai pendatang. Ini negeri saya, negeri kami. Kami adalah masyarakat Riau yang berasal dari Jawa Timur. Bukan masyarakat Jawa Timur yang tinggal di Riau,” ungkap Kampriwoto.

 

“Dengan jabatan yang kedua ini, kami melangkah lebih tegak lagi. Sejak awal berdiri sampai sekarang, bahkan ke depan, kami komit mendukung dan membantu menjalankan program-program Pemerintah Provinsi Riau,” imbuhnya.

 

PERMASA Jatim bukan sekadar organisasi paguyuban berbasis asal-usul kedaerahan. Saat ini, jaringan PERMASA telah terbentuk di 38 provinsi di seluruh Indonesia, dan kehadirannya di Riau menjadi simbol kekuatan harmoni antarbudaya. Dalam waktu dekat, kepengurusan PERMASA Jatim Riau akan diperluas ke 12 kabupaten/kota di wilayah tersebut.

 

“Jangan segan-segan, kalau ada sesuatu yang dibutuhkan Pemerintah Riau, kami siap diberi tahu dan akan bantu,” tutup Kampriwoto.

 

Dibawah kepemimpinan Gubernur Riau Abdul Wahid, sinergi antara pemerintah dan elemen masyarakat menjadi kunci dalam mempercepat pembangunan yang inklusif. Keberadaan PERMASA Jatim sebagai mitra strategis menjadi potensi besar yang diharapkan mampu menjembatani kepentingan sosial, budaya, hingga ekonomi lintas komunitas. (Mirza)