Web Hosting
Web Hosting
Berita

Lewat Musda, Nila Fitria Pimpin KPPI Riau Lima Tahun Kedepan

289
×

Lewat Musda, Nila Fitria Pimpin KPPI Riau Lima Tahun Kedepan

Sebarkan artikel ini

Pekanbaru, PilarbangsaNews 

 

 

Setelah melaksanakan Musyawarah Daerah (Musda) mencari sosok pemimpin yang tepat, akhirnya Nila Fitria resmi terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah Kaukus Perempuan Politik Indonesia (DPD KPPI) Provinsi Riau untuk masa bakti 2025-2030.

 

Kepengurusan KPPI di Riau ini nantinya diharapkan dapat membawa semangat baru dalam upaya memperkuat partisipasi dan kualitas perempuan di kancah politik daerah maupun nasional.

 

Dalam pernyataannya usai pelantikan, Nila Fitria menyampaikan komitmennya untuk menjadikan KPPI sebagai motor penggerak penguatan partisipasi perempuan dalam politik dan akan menjalankan program kerja yang fokus pada peningkatan kualitas dan kuantitas keterwakilan perempuan di parlemen.

 

“Kami akan mendorong pendidikan politik bagi perempuan yang dilakukan secara berkala dan berkelanjutan. Targetnya jelas, yakni mewujudkan keterwakilan perempuan minimal 30% di parlemen, sebagaimana amanat Undang-Undang Pemilu dan Undang-Undang Partai Politik,” ujar Nila.

 

KPPI yang berdiri sejak tahun 2003 telah menjadi wadah strategis bagi perempuan untuk memperkuat peran di ruang politik. Meski demikian, sejarah panjang perjuangan perempuan di politik Riau sudah dimulai sejak 1999, ketika hanya satu orang perempuan berhasil duduk di kursi legislatif. Namun, angka itu terus meningkat signifikan. Pada periode 2009-2014, sebanyak 18 orang perempuan tercatat sebagai anggota dewan di Riau.

 

“Ini adalah capaian, tetapi bukan titik akhir. KPPI Riau harus terus mendorong akselerasi peningkatan keterwakilan perempuan di parlemen maupun posisi strategis lainnya,” tegas Nila.

 

Pesan terakhir, ia akan mengajak seluruh pengurus KPPI Riau yang baru dilantik untuk solid dan saling bergandengan tangan dalam membesarkan organisasi dan memperjuangkan aspirasi perempuan.

 

“KPPI adalah rumah besar perempuan politik. Saya berharap kita semua kompak, bekerja bersama untuk membawa perubahan nyata bagi perempuan dan masyarakat di Riau,” pungkasnya.

 

Sementara itu, Ade Hartati Rahmat sebagai Ketua KPPI Riau periode 2018-2023 lalu menyampaikan rasa terima kasih kepada jajaran pengurus lama yang telah membangun pondasi kokoh dalam penguatan internal organisasi.

 

Dalam kontestasi politik yang menganut sistem terbuka, Ade Hartati mengibaratkan KPPI Riau ibaratkan tempat suatu medan laga politik sebagai pertarungan tanpa batas, tanpa mengenal gender.

 

“Perempuan dan laki-laki sama-sama harus bertarung habis-habisan, pulang berdarah-darah tanpa keluh kesah. Tidak boleh nangis, tidak boleh turun, tidak boleh patah. Perempuan politik harus selalu berdiri tegak,” ujar Ade Hartati penuh semangat.

 

Ia berharap di bawah kepemimpinan Nila Fitria, KPPI Riau mampu menjadi motor penggerak perempuan politik yang lebih progresif, berani, dan mampu membuktikan bahwa perempuan bukan sekadar pelengkap dalam perpolitikan, tetapi sebagai pejuang yang siap memimpin dan membuat perubahan nyata.

 

“Perjalanan panjang ini adalah bukti bahwa KPPI bukan hanya organisasi, tetapi sebuah gerakan yang membawa semangat kesetaraan dan keberanian untuk mengukir sejarah baru bagi perempuan Indonesia di panggung politik. Selamat kepada Ibu Nila Fitria, semoga bisa membawa KPPI Riau lebih berkembang dan maju kedepan,” tutup Ade Hartati. (Mirza)