Web Hosting
Web Hosting
Berita

Unidha Memperluas Jejaring dan Inovasi, Mengikuti Program Equity 2026 di Tilatang Kamang

57
×

Unidha Memperluas Jejaring dan Inovasi, Mengikuti Program Equity 2026 di Tilatang Kamang

Sebarkan artikel ini

Agam, PilarbangsaNews

Universitas Dharma Andalas (Unidha) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan inovasi pangan dan pemberdayaan masyarakat melalui keterlibatan dalam Program Equity 2026 yang diselenggarakan oleh Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Andalas bersama Forum Komunikasi Perguruan Tinggi Teknologi Pertanian Indonesia (FKPT-TPI) di Nagari Koto Tangah, Tilatang Kamang, Kabupaten Agam, Kamis (9/7/2026)

 

 

Kegiatan pengabdian masyarakat berskala internasional tersebut, kata Sekretaris Program Studi Teknologi Industri Pertanian Unidha Dr. Sri Mutiara, S.Pt., M.P., adalah sebagai bagian dari jejaring akademik FKPT-TPI dalam mendukung pengembangan teknologi pengolahan pangan lokal berdaya saing global.

 

Mengusung tema “Inovasi Teknologi Pengolahan Kerupuk Ubi Kayu Kamang untuk Peningkatan Mutu dan Daya Saing Produk Menuju Pasar Internasional” kegiatan ini melibatkan akademisi, praktisi, pemerintah daerah, pelaku UMKM, serta mahasiswa dari enam negara, yaitu Indonesia, Malaysia, Bangladesh, Kamboja, Vietnam, dan Timor Leste.

 

Program Equity 2026 merupakan implementasi kebijakan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi mendorong perguruan tinggi untuk menghadirkan inovasi nyata dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

 

Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendiskusikan berbagai strategi peningkatan kualitas produk Kerupuk Kamang, mulai dari penerapan teknologi pengolahan, desain alat pengering lebih higienis, diversifikasi produk, peningkatan kualitas kemasan, legalitas usaha, hingga strategi pemasaran digital untuk memperluas akses menuju pasar internasional.

 

Keterlibatan Unidha melalui Program Studi Teknologi Industri Pertanian menjadi wujud nyata komitmen institusi dalam memperkuat kolaborasi antarperguruan tinggi serta mendukung pengembangan produk unggulan daerah berbasis inovasi teknologi.

 

Sekretaris Program Studi TIP Unidha, Dr. Sri Mutiara, S.Pt., M.P. menyampaikan bahwa sinergi antarperguruan tinggi merupakan langkah strategis dalam mempercepat hilirisasi inovasi hasil penelitian kepada masyarakat.

 

“Kolaborasi seperti ini menjadi ruang sangat baik untuk saling berbagi pengalaman, teknologi, dan inovasi. Perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk mendampingi UMKM agar mampu meningkatkan kualitas produk, memenuhi standar keamanan pangan, serta memiliki daya saing hingga ke pasar internasional,” katanya.

 

Sementara itu, Rektor Unidha Prof. Dr. Novesar Jamarun, M.S., mengapresiasi keterlibatan dosen Unidha dalam forum pengabdian pada masyarakat internasional tersebut sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.

 

“Unidha terus mendorong dosen untuk aktif berkolaborasi dalam kegiatan akademik maupun pengabdian bersama berbagai perguruan tinggi, baik di tingkat nasional maupun internasional,” kata Rektor Unidha.

 

Kehadiran dosen Unidha dalam Program Equity 2026 menunjukkan komitmen kami untuk berkontribusi dalam pengembangan inovasi teknologi pangan, pemberdayaan UMKM, serta peningkatan daya saing produk lokal menuju pasar global. Kolaborasi seperti ini merupakan langkah penting dalam mewujudkan perguruan tinggi berdampak bagi masyarakat.

 

Melalui keterlibatan dalam Program Equity 2026, Unidha berharap dapat terus memperluas jejaring kerja sama akademik, memperkuat implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, serta berkontribusi dalam mendorong lahirnya inovasi mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat daya saing produk pangan Indonesia di tingkat internasional secara global. (Zul)