Web Hosting
Web Hosting

Berita

Temukan Bakal Calon Atlet Unggul di Pasaman, Salamat Simamora Dukung Program Deteksi dan Identifikasi Bakat

27
×

Temukan Bakal Calon Atlet Unggul di Pasaman, Salamat Simamora Dukung Program Deteksi dan Identifikasi Bakat

Sebarkan artikel ini

Pasaman, PilarbangsaNews

Membangun fondasi olahraga daerah dari lingkungan sekolah dasar, diantaranya melalui kegiatan deteksi dan identifikasi bakat olahraga bagi siswa SD/MIN serta pelatihan guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di Sumatera Barat (Sumbar) terus mendapat dukungan.

 

 

Pada pekan lalu, melalui dana pokir anggota DPRD Sumbar, Salamat Simamora kegiatan Talen Identifikasi Development (TiD) atau identifikasi bakat olahraga telah dilaksanakan se-Kabupaten Pasaman Tahun 2026, pada Sabtu (22/5/2026).

 

Menurut Salamat Simamora, terlaksananya TiD kerjasama Yayasan Sekora (Yasekor) dan Pemerintah Kabupaten Pasaman Cq Dinas Pendidikan.

 

Bertempat di GOR Tuanku Rao, Lubuk Sikaping, diawali dengan pelatihan guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK), kemudian dilanjutkan dengan kegiatan deteksi dan identifikasi bakat olahraga bagi siswa SD/MIN yang tujuannya salah satunya memetakan potensi olahraga anak-anak Pasaman secara lebih terarah dan berkelanjutan.

 

“Menyiapkan generasi atlet sejak usia dini mesti menjadi langkah strategis bagi Pasaman dalam meningkatkan kapasitas SDM dimasa mendatang,” jelas Salamat Simamora, anggota Fraksi Nasdem DPRD Sumbar.

 

Lebih lanjut dikatakannya, program deteksi dan identifikasi bakat olahraga juga menjadi bagian dari upaya memperkuat sistem pembinaan olahraga usia dini, sekaligus mencari bibit atlet potensial dari lingkungan sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah negeri (MIN).

 

Apalagi, tambahnya, Bupati Pasaman, Welly Suhery, mengapresiasi sistem deteksi dan identifikasi bakat olahraga, yang dikembangkan Yasekor memiliki arti penting dalam menyiapkan masa depan olahraga daerah.

 

“Pembinaan potensi anak-anak Pasaman mesti dibangun secara terarah, sehingga kedepan akan lahir generasi yang sehat fisik dan berprestasi,” ujarnya

 

Kata dia, sekolah mesti menjadi titik awal penting dalam membentuk masa depan olahraga daerah. Karena itu, guru PJOK memiliki peran sentral dalam melihat, mengenali, dan mengembangkan kemampuan peserta didik sejak dini.

 

“Untuk melihat kemampuan, karakter, dan potensi peserta didik sejak dini peran Guru PJOK sangatlah besar karena Bapak-bapak guru olahraga yang membentuk fondasi awalnya,” katanya.

 

Sementara itu, Ketua Yayasan Sekora, Prof Syahrial Bakhtiar mengatakan perhatian dan dukungannya terhadap pengembangan pendidikan dan olahraga di Kabupaten Pasaman yang menjadi perhatian anggota DPRD Salamat Simamora langkah awal lahirnya atlet-atlet potensial yang mampu membawa prestasi dan mengharumkan nama daerah di masa mendatang.

 

Syahrial Bakhtiar juga mengatakan dengan kegiatan ini nantinya Pemkab Pasaman akan memiliki big data ke-berbakatan olahraga calon atlet pada berbagai cabang olahraga di Pasaman. “Insya Allah ditemukan calon bibit atlet unggul level internasional dari kegiatan ini,” ungkapnya.

 

Menurutnya, kegiatan ini sejalan dengan peraturan presiden 86 tahun 2021, tentang desain besar olahraga, yang mentargetkan pada tahun 2025-2030 akan dilakukan deteksi bakat terhadap 250.000 calon bibit atlet.

 

Dalam rangkaian mempersiapkan atlet nasional untuk menyongsong Indonesia menjadi tuan rumah olimpiade dimasa datang. (Gilang)