Web Hosting
Web Hosting

Berita

Tagline “Padang” di Gunung Padang Kembali Bercahaya, Indahkan Malam di Pantai Padang

139
×

Tagline “Padang” di Gunung Padang Kembali Bercahaya, Indahkan Malam di Pantai Padang

Sebarkan artikel ini

Padang, PilarbangsaNews 

 

 

Setelah lama padam, tulisan “Padang” di Gunung Padang akhirnya kembali menyala. Lampu yang hidup kembali ini menghiasi malam di kawasan Pantai Padang dan menciptakan suasana lebih semarak, terutama saat libur lebaran.

 

Beberapa bulan sebelumnya, lampu pada tagline tersebut tidak berfungsi karena kerusakan pada komponen utamanya. Akibatnya, suasana Gunung Padang tampak gelap dan tidak menarik.

 

Sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemko Padang berinisiatif memperbaiki kerusakan tersebut. Dinas Perhubungan Kota Padang, dibantu Dinas Lingkungan Hidup serta Satpol PP, langsung menurunkan tim ke lokasi.

 

“Alhamdulillah, setelah kita lakukan perbaikan, akhirnya tagline bisa hidup kembali,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Padang, Ances Kurniawan, Jumat (4/4/2025).

 

Tim UPT PJU dari Dinas Perhubungan menangani langsung perbaikan teknis. Dinas Lingkungan Hidup memangkas pohon dan ranting yang menghalangi cahaya. Satpol PP turut mendukung dengan bantuan personel di lapangan. “Setelah kita cek, kabel dan perangkat dirusak hewan liar di gunung,” ujar Ances.

 

Tagline mulai menyala kembali pada Selasa (1/4/2025), hari kedua Idul Fitri 1446 H. Lampu yang kembali berpendar tersebut mempercantik kawasan wisata malam di Pantai Padang.

 

Kembalinya cahaya di Gunung Padang mendapat sambutan positif dari pengunjung. Eva (36 tahun), warga Pauh, mengabadikan momen tersebut.

 

“Kemarin-kemarin ini mati, sekarang sudah hidup lagi. Pantai jadi bagus, kita pun bisa berfoto dengan latar belakang Gunung Padang,” kata Eva sambil tersenyum.

Tulisan “Padang” di Gunung Padang pertama kali dibangun pada 2017 dengan anggaran Rp6,3 miliar. Namun, pada 2019, struktur tersebut sempat terbakar. Tahun 2022, Pemko Padang memugar dan menambahkan tulisan “Padang Kota Tercinta” untuk memperkuat identitas kota. (Gilang)