Web Hosting
Web Hosting

Berita

‎Selamat Hari Hutan Indonesia

2
×

‎Selamat Hari Hutan Indonesia

Sebarkan artikel ini

Oleh : ‎Romelt

‎Hari ini, 7 Agustus 2026, kita memperingati Hari Hutan Indonesia. Momentum yang lahir dari sebuah gerakan publik pada tahun 2017 ini, yang berhasil mengumpulkan hampir 1,5 juta tanda tangan dalam petisi “jaga hutan” di change.org, menjadi bukti nyata kepedulian masyarakat terhadap kelestarian alam.

 

 

Penetapan tanggal ini juga bertepatan dengan diterbitkannya Instruksi Presiden Nomor 5 Tahun 2019 tentang moratorium permanen izin hutan primer dan lahan gambut, sebuah langkah kebijakan yang strategis dalam mengelola sumber daya hutan kita.

 

Dengan mengusung tema “Pulihkan Hutan, Pulihkan Kehidupan” , peringatan tahun ini mengajak kita semua untuk merenungkan kembali peran vital hutan. Hutan bukan sekadar hamparan pepohonan hijau, melainkan sumber kehidupan.

 

Dari hutan, kita mendapatkan udara bersih, air yang mengalir, serta menjadi rumah bagi ribuan jenis flora dan fauna endemik seperti harimau Sumatera, orangutan, dan cenderawasih yang menjadi bagian penting dari keseimbangan alam dan kebanggaan Indonesia.

 

Namun, di balik keindahannya, terdapat ancaman serius yang dihadapi. Data Yayasan Auriga Nusantara mencatat bahwa pada tahun 2024, deforestasi di Indonesia mencapai 261.575 hektare, meningkat dari tahun sebelumnya. Lebih memprihatinkan, sekitar 41,5 juta hektar tutupan hutan saat ini berisiko tinggi mengalami deforestasi karena belum memiliki perlindungan hukum yang memadai.

 

Kawasan ini termasuk hutan produksi dan areal penggunaan lain yang rentan dialihfungsikan untuk perkebunan kelapa sawit atau kegiatan ekstraktif lainnya. Hilangnya hutan tidak hanya berdampak pada hilangnya habitat satwa, tetapi juga memperparah perubahan iklim, bencana banjir, dan longsor yang akhirnya dirasakan oleh manusia.

 

Menjaga hutan adalah tanggung jawab kita bersama, bukan hanya pemerintah atau pegiat konservasi. Dukungan dari semua pihak sangat penting, termasuk melalui penguatan regulasi seperti revisi Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan agar lebih adaptif dalam mengatasi tantangan tata kelola, konflik tenurial, dan perlindungan hak masyarakat adat.

 

Presiden Prabowo Subianto dalam berbagai kesempatan juga menekankan pentingnya komitmen berkelanjutan dan pengakuan atas peran hutan Indonesia dalam menjaga suhu global, serta komitmen untuk mengoptimalkan potensi kredit karbon yang mencapai 557 juta ton.

 

Mulai dari langkah sederhana seperti menggunakan sumber daya secara bijak, mendukung produk berkelanjutan, hingga berpartisipasi dalam aksi penanaman pohon, setiap tindakan kecil memiliki arti besar bagi masa depan hutan.

 

Karena ketika hutan lestari, kehidupan akan terus bersemi. Mari rawat hutan hari ini, agar generasi esok masih bisa menikmati hijau yang sama, mendengar suara satwa liar, dan merasakan sejuknya alam Indonesia.

Selamat Hari Hutan Indonesia 2026. Bersama, kita jaga hutan, kita jaga kehidupan.

 

*) Isi tulisan sepenuhnya tanggungjawab penulis