Web Hosting
Web Hosting
Berita

MUI dan Pemda Pessel Rapat Bersama, Tindaklanjuti Rekomendasi Soal Bangunan Ornamen Klenteng

52
×

MUI dan Pemda Pessel Rapat Bersama, Tindaklanjuti Rekomendasi Soal Bangunan Ornamen Klenteng

Sebarkan artikel ini

Pesisir Selatan, PilarbangsaNews

Dukungan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pesisir Selatan, bersama ninik mamak (tokoh adat), sangat mendukung pengembangan investasi di Kabupaten Pesisir Selatan, termasuk di Kawasan Mandeh dan Pulau Cubadak di Kecamatan Koto XI Tarusan.

 

 

Menyikapi kondisi saat ini permasalahan bangunan berornamen klenteng, MUI Kabupaten Pesisir Selatan tidak tinggal diam. Rekomendasi kepada Pemda Pessel telah disampaikan untuk ditindaklanjuti.

 

Ketua MUI Pessel H. Mukhrizal, SH. menegaskan, rekomendasi MUI Pessel telah dikeluarkan tanggal 21 April 2026 yaitu penyesuaian ornamen. Ini sesuai pula dengan aspirasi Ninik Mamak Ampang Pulai yan meminta agar investor menyesuaikan ornamen bangunan dan tidak menyerupai simbol agama atau budaya asing tertentu (seperti klenteng).

 

Seperti diketahui bersama, Sumatera Barat memiliki filosofi Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK) dimana adat didasarkan pada syariat Islam, dan syariat Islam didasarkan pada Al-Qur’an. Hal itu pun berlaku di Kabupaten Pesisir Selatan.

 

Selain itu, dalam pendirian rumah ibadah harus memperhatikan beberapa hal yang menjadi aturan dan perizinan harus dilengkapi, seperti ada penghuni / jamaah kurang lebih 90 orang, izin masyarakat setempat kurang lebih 60 KK, IMB dan izin dari Kementerian Agama RI.

 

“Saat ini Pemda Pessel bersama telah menyikapi rekomendasi MUI dengan meminta pihak investor merubah ornamen klenteng. Namun, kapan dan sampai kapan kegiatan itu dilakukan kita belum mendapatkan laporan perkembangannya,” ucap Ketua MUI Pessel.

 

Menindaklanjuti atas rekomendasi dari MUI Pessel, Mukhrizal, Selasa (12/5/2026) bersama Bupati Pessel diwakili Staf Ahli Bupati Pessel Gunawan, bersama Kesbangpol dan OPD terkait, melaksanakan rapat bersama. Dari rapat tersebut belum ada keputusan yang pasti dari pihak Pemda Pessel berapa lama penyesuaian merubah ornamen klenteng itu selesai. (ori)