Limapuluh Kota, PilarbangsaNews
Menyonsong sekaligus mengikuti Porprov XVI Sumatra Barat yang akan berlangsung pada 2-14 Oktober 2026 mendatang, KONI Kabupaten Limapuluh Kota mengelar Bimbingan Teknis (Bimtek ) yang berkaitan dengan administrasi keuangan dan aturan pengadaan di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Limapuluh Kota, kawasan Sarilamak, Rabu (23/9/2026 ) siang.
Kegiatan dengan peserta pengurus inti cabang olahraga (Cabor) yang bakal mengikuti alek gadang iven multi cabang tersebut dibuka Kadis Pasparpora yang diwakili Kepala Bidang (Kabid) Olahraga Arneti.
Arneti menegaskan, bahwa anggaran untuk Porprov XVI ini yang sumber dananya berasal dari APBD-P Limapuluh Kota dan dihibahkan ke KONI melalui Dinas Parpora, pengunaanya harus akuntabel, tertib dan bisa dipertanggungjawabkan.
“Kita tentu tak ingin ada masalah dikemudian hari. Untuk itu, akuntabilitas, tertib, dan sekaligus bisa dipertanggung jawabkan,” tukasnya.
Lalu untuk ketertiban pengunaan anggaran tersebut, lanjut Arneti, KONI diminta selalu berkoordinasi dengan Disparpora.
“Kita tidak saja sebagai peserta Porprov, tapi juga menjadi tuan rumah untuk tiga Cabor, yakni Cabor menembak, silat, dan futsal. Untuk mari kita sukseskan kegiatan ini, sukses pelaksanaa dan sukses prestasi,” papar Arneti berharap.
Sementara itu sebelumnya Ketua KONI Limapuluh Kota Taufik Hidayatullah Ihsan menjelaskan maksud dan tujuan dilaksanakannya Bimtek ini.
Dikatakannya, karena anggaran yang digunakan untuk mengikuti Porprov ini berasal dari APBD Perubahan yang ketuk palunya di DPRD baru pada tanggal 14 September 2026, maka proses pencairannya butuh waktu karena harus terlebih dahulu melalui beberapa tahapan dan proses, seperti evaluasi dari gubernur. Maka estimasi pencairannya baru bisa terlaksana tanggal 1 Oktober. Artinya, sehari sebelum hari pembukaan Porprov.
“Diharapkan kepada pengurus Cabor memakluminya atas kondisi ini. Untuk itu berpandai pandailah dulu mencari solusinya tentang pendanaan tersebut, umpamanya mencari talangannya,” kata Taufik.
“Hal lain yang mendasar tujuan dilakukan bimtek ini adalah agar kita bersama dalam menbelanjakan uang ini tidak salah aturan. Makanya dalam kegiatan ini senggaja kita hadirkan sebagai nara sumber atau pemateri dari unsur Kepolisian, Kejaksaan, Inspektorat dan dari Bagian Pengadaan Barang dan Jasa,” pungkasnya. (wba)
















