Pesisir Selatan, PilarbangsaNews
Menjadi Ketua Cabang Olahraga Bolavoli tingkat Kabupaten Pesisir Selatan (PBVSI Pessel–red) merupakan kebanggaan tersendiri bagi Herpi Damson Epi Kampai S,IP Dt. Rajo Bandaro.
Itu sebabnya Turnamen Bola Voli Antar Kecamatan Se-Pesisir Selatan yang akan bergulir 6 Juni 2026 mendatang digaungkan memperebutkan Piala Ketua PBVSI Pessel.
Meski beberapa waktu lalu, semarak memasyarakatkan bola voli sempat kendor, namun PBVSI Pessel pantang menyerah. Dengan tekad membara Herpi Damson yang akrab disapa Epi Kampai, Wakil Ketua DPRD Pessel 2019-2024, menggelorakan kembali pemassalan bola voli. Saat pertandingan bola voli digelar di Kampung Rangeh lebaran 2026 lalu pun Epi Kampai hadir guna mengapresiasi pelaksanaan pertandingan tersebut.
“Sudah tentu Turnamen Bola Voli Antar Kecamatan Se-Pessel yang akan digelar mendapat izin dan persetujuan serta dukungan dari Bupati dan KONI Pessel serta berbagai pihak lainnya,” jelas Epi Kampai, anggota DPRD Pessel 2004-2024 menjawab pertanyaan wartawan media ini, Selasa (19/5/2026).
Ia menjelaskan, pertandingan bola voli antar kecamatan bertempat di Lapangan Generasi Merah Putih, Padang Sawah Ujung Air, Amping Parak, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan.
Ditambahkanya, turnamen perebutan Piala Ketua PBVSI Pessel ini bukan sekadar pertandingan biasa, tapi soal gengsi, semangat, dan kebersamaan.
Pembukaan direncanakan pada Sabtu (6/6/2026) malam, dan masyarakat Pessel pecinta Bolavoli diajak datang dan memberikan dukungan kepada tim kebanggaan kecamatannya masing-masing.
“Bawa semangat, bawa teman, dan jadikan malam itu penuh sorak dan energi positif. Karena dari turnamen ini merupakan arena pemantauan Atlit yang akan mewakili Tim Voli Kabupaten Pesisir Selatan pada Porprov XVI Sumbar Tahun 2026,” ajaknya.
Meski ajang ini seleksi Tim Bola Voli Pessel, namun PBVSI Pessel yang dipimpin Epi Kampai memodifikasinya dengan gelaran turnamen, sehingga menjadi momentum juga untuk menggerakkan UMKM, paling tidak di tingkat Kecamatan Sutera.
Para atlet bola voli yang bertanding membela kecamatannya masing-masing akan direward atau diapresiasi dengan bonus Rp15 juta plus tropi bagi tim yang meraih juara. Runner-up diganjar dengan bonus Rp10 juta, sedangkan bagi juara tiga sebesar Rp5 juta dan Rp2,5 juta bagi peringkat keempat.
Panitia bersepakat setiap kecamatan hanya 1 tim, pendaftaran telah dibuka mulai dari sekarang dengan inset Rp250 ribu/tim, dengan kuota pemain 14 pertim. Kalaupun ada pemain diluar Pessel hanya boleh 1 orang dengan posisi setter atau toser. (Gilang)














