Web Hosting
Web Hosting

Berita

HPJI Riau Resmi Dikukuhkan, Sekda : Kolaborasi Memperkuat Pembangunan Infrastruktur

357
×

HPJI Riau Resmi Dikukuhkan, Sekda : Kolaborasi Memperkuat Pembangunan Infrastruktur

Sebarkan artikel ini

Pekanbaru, PilarbangsaNews 

 

 

Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Pengembang Jalan Indonesia (DPD HPJI) Provinsi Riau periode secara resmi dikukuhkan pada Kamis, 11 September 2025.

 

Kegiatan pengukuhan tersebut mengangkat temsi”Sinergi pelaksanaan dan pengujian terhadap pengendalian mutu pekerja perkerasan beton semen berdasarkan spesifikasi umum Bina Marga revisi 2 tahun 2018 dan Pdt-14 tahun 2023″.

 

Gubernur Riau Abdul Wahid melalui Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau Syahrial Abdi menyampaikan keberadaan HPJI di Riau akan memberi dampak positif bagi kemajuan daerah, dengan kolaborasi yang erat dan komunikasi yang terbuka akan melahirkan terobosan-terobosan penting bagi pembangunan infrastruktur jalan di Provinsi Riau.

 

“Kolaborasi inilah yang akan menjadi kunci untuk menghadirkan pembangunan yang lebih berkualitas, berkeadilan, dan dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat. Dengan kata lain, kualitas jalan menentukan kualitas hidup manusia,” jelas Sekda Riau.

 

Sekda juga mengharapkan, kehadiran HPJI tentunya dapat menjawab tantangan pemerintah dengan kondisi/situasi anggaran yang terbatas dalam memenuhi kebutuhan infrastuktur di bidang jalan dan jembatan.

 

“HPJI harus hadir bukan saja sebagai organisasi, tetapi sebagai mitra strategis pemerintah yang mendorong lahirnya inovasi, standar mutu yang tinggi serta memberikan masukkan yang objektif agar setiap rupiah anggaran yang kita keluarkan menghasilkan jalan yang kokoh, aman, dan tahan lama,” ucap Sekda Riau.

 

“Dengan kolaborasi ini kita bisa berlari lebih cepat, lebih jauh, dan lebih kuat yang menghasilkan komitmen pembangunan di Riau tidak boleh terpusat di Ibu kota provinsi saja, namun pembangunan harus menyentuh disetiap sudut desa/kampung dengan menghadirkan infrastruktur yang memadai, pendidikan yang mencerahkan, dan ekonomi yang berkeadilan. Untuk pembangunan jalan bukan hanya beton dan aspal melainkan sebagai jalan penghubung harapan, penggerak ekonomi desa, dan penguatan persatuan antar wilayah,” tutup Syahrial Abdi.

 

Ditempat yang sama, Ketua DPD HPJI Riau M. Arif Setiawan M.T., melalui Wakil Ketua 1 HPJI Riau Prof. Dr. Ir. Ari Sandhyavitri, MSc, IPM, menegaskan komitmennya untuk bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Riau dalam mempercepat pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan.

 

Prof. Ari menyebutkan, terdapat enam program utama yang akan menjadi fokus sinergi HPJI dengan pemerintah. Salah satunya adalah peningkatan kualitas jalan provinsi. Dari total panjang 2.600 kilometer jalan provinsi, baru sekitar 68 persen yang berstatus mantap. Artinya, masih ada 32 persen jalan yang membutuhkan perhatian serius.

 

“Ini pekerjaan rumah besar. HPJI akan hadir untuk memberikan kontribusi, mulai dari kajian akademis, pengawasan, hingga pendampingan teknis agar kualitas jalan benar-benar terjaga,” ungkap Prof. Ari didampingi Sekretaris HPJI Riau Feri Yunanda.

 

Selain jalan menurut Prof. Ari, HPJI Riau juga mendorong percepatan pembangunan jembatan strategis, salah satunya jembatan penghubung Pulau Sumatera dengan Pulau Bengkalis. Infrastruktur ini diyakini akan membuka peluang besar bagi Riau, terutama jika Bengkalis ditetapkan sebagai free trade zone atau kawasan perdagangan bebas.

 

“Jika terealisasi, Riau akan menjadi pusat strategis nasional. Namun, tentu proyek ini membutuhkan dukungan dana yang sangat besar serta masuk ke dalam Program Strategis Nasional (PSN). HPJI akan terus mendorong agar hal ini mendapat perhatian pemerintah pusat,” ujarnya.

 

HPJI juga menaruh perhatian pada peningkatan sumber daya manusia (SDM) di bidang jalan, jembatan, dan terowongan. Program sertifikasi keahlian (SKA) terus didorong agar lahir lebih banyak tenaga ahli yang kompeten.

 

“Sinergi kita selama ini sudah terjalin baik. Ketua HPJI Riau adalah Kadis PUPR, sehingga kerja sama antara akademisi, pemerintah, hingga kontraktor bisa berjalan komprehensif. Perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, hingga evaluasi selalu kita lakukan bersama,” jelas Prof. Ari.

 

“Harapan kita, kolaborasi dengan pemerintah semakin erat. Dengan infrastruktur jalan dan jembatan yang kuat, Riau akan lebih siap menjadi poros ekonomi strategis Indonesia,” tutupnya. (Mirza)