Web Hosting
Web Hosting
Berita

Gebyar Pendidikan Non Formal 2025, Panggung Inklusi dan Dedikasi Guru di Kota Pekanbaru

204
×

Gebyar Pendidikan Non Formal 2025, Panggung Inklusi dan Dedikasi Guru di Kota Pekanbaru

Sebarkan artikel ini

Pekanbaru, PilarbangsaNews

 

 

Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru menggelar Gebyar Pendidikan Non Formal bersempena Hari Guru Nasional (HGN) 2025 pada Selasa (25/11/2025) yang menghadirkan ruang ekspresi dan apresiasi bagi peserta didik inklusi di lingkungan pendidikan non Formal.

 

Kegiatan yang berlangsung meriah ini sekaligus menjadi refleksi komitmen Pemerintah Kota Pekanbaru dalam mewujudkan visi Wali Kota untuk membangun Pekanbaru yang berbudaya, maju, dan sejahtera yang salah satu fondasi utamanya adalah pendidikan.

 

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Syafrian Tommy, S.STP., M.Si, menegaskan bahwa pendidikan menjadi kata kunci dari seluruh arah pembangunan kota. Dinas Pendidikan tidak hanya bertanggung jawab pada layanan pendidikan formal yaitu TK, SD, dan SMP tetapi juga pendidikan non Formal yang mencakup Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), serta Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP).

 

“Dalam pelaksanaan layanan pendidikan non Formal, kami tidak pernah membeda-bedakan latar belakang, kemampuan, maupun kondisi mental peserta didik. Semua diterima, semua diberi ruang. Itu bagian dari komitmen kami mewujudkan visi dan misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pekanbaru,” ujar Tommy.

 

Kegiatan Gebyar Pendidikan Non Formal 2025 ini menurut Tommy, digelar dengan tujuan memberikan apresiasi sekaligus ruang berekspresi bagi peserta didik inklusi dari SKB, PKBM, dan LKP se-Kota Pekanbaru.

 

“Disini mereka kita beri kesempatan menampilkan talenta, kreativitas, dan keberanian melalui berbagai lomba yang dirancang ramah inklusi. Kami percaya setiap anak memiliki bakat dan potensi yang harus dikembangkan. Ajang ini bukan sekadar lomba, tetapi ruang untuk menunjukkan kemampuan mereka yang luar biasa,” tutup Tommy didampingi Kabid PAUD dan PNF Dinas Pendidikan kota Pekanbaru, Reni Bafita S.Sos., M.Si.

 

Ketua TP PKK Kota Pekanbaru, Hj. Sulastri S.Sos., M.Si., mengatakan peringatan Hari Guru Nasional (HGN) ke 80 tahun ini terasa sangat istimewa karena dipadukan dengan kegiatan yang menonjolkan suara inklusi, suara yang datang dari hati seorang anak tanpa memandang latar belakang, kemampuan, dan kondisi.

 

“Melalui puisi dan lagu, anak-anak diajak belajar untuk mengungkapkan perasaan, menyampaikan pemikiran, dan mengenali potensi diri. Untuk itu, saya memberitahu penghargaan setinggi-tingginya kepada para guru, tutor, dan pendidik non formal,” ujar Sulastri.

 

Menurut Sulastri, pemerintah kota Pekanbaru akan berkomitmen untuk terus memperkuat ekosistem pendidikan yang inklusif, ramah bagi semua dan relevan dengan perkembangan zaman.

 

“Kita ingin setiap warga Kota Pekanbaru memiliki kesempatan yang sama untuk belajar, berkarya, dan berpartisipasi dalam pembangunan daerah. Harapan kami kepada semua pihak untuk terus berkolaborasi, memperkuat solidaritas, dan menghadirkan pendidikan non formal yang semakin berkualitas di kota Pekanbaru,” tutup Ketua TP PKK kota Pekanbaru. (Mirza)