Kabupaten Solok, PilarbangsaNews
Banjir bandang yang menghantam Kompleks Perkantoran Pemkab Solok dan pemukiman warga di Jorong Kayu, Nagari Batang Barus 21 September lalu menyisakan cerita sedih garin Masjid Ikhlas Arrahman. Selain tertundanya perjalanan ymroh, ia pun harus mengganti mobil rental yang rusak dihantam arus.
Malan itu Sakirman yang lebih dikenal dengan panggilan Pak Cai, lansia yang telah menapak usia 68 tahun mengalami sebuah kisah sedih dan memilukan. Sejak terjadinya bencana, hunian yang selama ini ditempati di samping masjid ikut tersapu saat bencana. Sejak itu ia tidur di lantai dua masjid.
Sebagai seorang garin, Pak Cai yang dikenal tekun beribadah ini, mendapatkan program umroh gratis dari donatur. Namun perjalanan umroh menjadi tertunda. Mobil rental yang telah dipersiapkan untuk keberangkatan Subuh tanggal 22 September lalu, malam itu terseret banjir. Kabarnya pihak mobil juga mengklaim penggantian kerusakan kepada ayah empat anak ini.
Dalam keseharian kehidupan Pak Cai untuk keluarga hanya pas-pasan, sangat memantaskan para dermawan untuk mengulurkan tangan buat beliau. Jangankan untuk mengganti kesrusakan mobil, untuk menghidupi keluarga saja ia perlu perjuangan berat.
Sebagai insan yang memiliki keimanan, sejak musibah menimpa, beliau hidup dalam kepasarahan, tak mengeluh, tak meminta, hanya doa-doa yang selalu dilafazkannya setiap melaksanakan sholat lima waktu. Cerita dan kisah serta derita hidupnya tak diketahui banyak orang.
Ditengah semua disibukkan dengan tanggap bencana, hampir dua pekan pasca bencana, cerita ini sampai ke telinga Ketua TP PKK Kabupaten Solok Ny. Kurnia Jon Firman Pandu. Isteri Bupati Solok ini langsung mengunjungi Pak Cai.
“Saya baru mendengar cerita ini membuat batin saya ikut menangis. Pak Cai banyak sabar ya, tak ada maksud melupakan, saya baru saja mengetahuinya,” kata Buk Nia dengan raut berbalut kesedihan.
Kunjungan Ny. Kurnia ini untuk menyerahkan bantuan Sembako dan kebutuhan lainnya untuk Pak Cai. Ia juga berjanji akan mencarikan solusi yang terbaik untuk Pak Cai agar derita Garin masjid ini menjadi ringan.
“Pak Cai terus berdoa dan bersabar ya, kami akan carikan jalan terbaik untuk Pak Cai, Insya Allah Pak Cai tak sendiri,” tambah Ibuk Bupati Solok ini sambil memegang manja pundak Pak Cai yang sudah dianggapnya sebagai seorang ayah. (Syam)



















