Pesisir Selatan, PilarbangsaNews
Diduga tidak netral dan telah melakukan perbuatan yang tidak sopan pada salah seorang bacalon Wali Nagari, diduga dilakukan Ketua Bamus setempat, membuat Bacalon wali nagari telah lulus Verifikasi mengakibatkan tahapan Pilwana dihentikan.
Kondisi tersebut mengundang ratusan warga di Nagari Ganting Mudiak Utara Surantih, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan, Senin (19/10/2026) menggelar aksi damai di depan Kantor Wali Nagari setempat.
Dalam aksi damai tersebut Marton (Kordinator 1) dalam orasinya meminta oknum Ketua Bamus diberhentikan dari jabatannya saat ini.
Menurut Marton, jika oknum Ketua Bamus diduga tidak netral dalam tahapan Pilwana di Nagari Gantiang Mudiak Utara Surantiah.
“Kami berharap Tahapan Pilwana di Nagari Gantiang Mudiak Utara Surantiah tetap dilanjutkan karena gagalnya dua orang bakal calon itu bukan karena kami dan tidak ada hubungannya dengan kami,” tegasnya.
Dirinya menyampaikan, pihaknya tidak pernah menghalangi bakal calon yang gagal dalam tahapan Pilwana itu murni kelalaian yang bersangkutan kerena tidak memenuhi administrasi.
“Kami satu kampung dan bersaudara karena kami memiliki tujuan yang sama untuk memajukan kampung kami dan nagari kami,” ungkapnya dalam aksi damai tersebut.
Hal sama juga disampaikan Habibullah (Kordinator 2) meminta, kepada Ketua Pilwana Kabupaten agar Pilwana di Nagari Gantiang Mudiak Utara Surantiah tetap dilaksanakan kalau pun ada kendala seharusnya ada penyelesaian bukan dengan menghentikan tahapan Pilwana.
“Kami meminta Ketua Bamus dihentikan dari jabatannya sebagai Ketua Bamus karena dinilai sudah tidak netral dan menyebarkan berita berita yang sudah tidak sesuai dengan kebenarannya yang berpotensi memecah belah di Nagari Gantiang Mudiak Utara Surantiah. Ketua Bamus dalam mengambil keputusan tidak pernah bermufakat dan mengambil keputusan semena-mena. Seharusnya Bamus mencari solusi dalam suatu persoalan bukan memperkeruh suatu masalah,” sampainya.
Menanggapi tuntutan warga,
Tan Mainus (Ketua Bamus Nagari Mudiak Utara Surantiah) mengatakan, pihaknya berusaha sebaik mungkin untuk bermusyawarah di Kantor Wali Nagari dan membuat berita acara dalam tahapan Lilwana ini dan sudah dinaikkan ke Kantor DPMD (Dinas Pemberdayaan masyarakat Desa) di Painan.
Ia berharap dalam aksi damai ini jangan cuma yang negatif saja disampaikan karena pihaknya sudah berusaha semaksimal mungkin menyampaikan tugas dan kewajiban.
Camat Sutera Iwal, S.Pt. atas nama pemerintah kecamatan Sutera memberikan apresiasi kepada masyarakat yang telah menyampaikan aspirasi kepada masyarakat yang hadir dalam aksi damai karena berjalan tertib.
“Selaku Forkopimca akan berusaha menyampaikan apa yang menjadi tuntutan dalam aksi ini ke kabupaten dan kami akan mendampingi bakal calon dalam bermusyawarah baik di Nagari maupun nanti di tingkat kabupaten. Kami berharap tetap jalin tali silahturahmi dan persaudaraan di Nagari jangan sampai kita terpecah belah,” kata Camat.
Aksi ini berlangsung tertib dan damai sebagai bentuk penyampaian aspirasi masyarakat secara konstitusional. (rilis)



















