Limapuluh Kota, PilarbangsaNews
Era Lusiana Satriani, Mayang, Rori Satria, Hafid dan kawan-kawan lainnya memang sudah lewat. Nama-nama yang disebutkan diatas merupakan bagian atlet yang mendominasi lintasan trek atletik pada setiap iven Porprov Sumbar semenjak 15 tahun belakangan. Begitupun untuk nomor pertandingan lain, seperti tolak peluru, lempar cakram, lompat tinggi dan jauh.
Kontingen Kabupaten Limapuluh Kota selalu merajai cabang olah raga (Cabor) atletik ini semenjak Porprov XII tahun 2012 di Limapuluh Kota, hingga Porprov XV tahun 2018 di Padang Pariaman.
Pada Porprov XV tahun 2018 di Kabupaten Pariaman tersebut, atlet-atlet atletik Limapuluh Kota dibawah pelatih Fredy berhasil mendulang medali emas sebanyak 11 keping, perak 12, dan perunggu 10.
Lantas, bagaimana peluang Cabor atletik ini di Porprov XVI mendatang? Apakah akan mampu mempertahankan juara umum?
Ketua Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kabupaten Limapuluh Kota, Haji Amrialis saat bincang-bincang dengan PilarbangsaNews ketika Bimtek yang digelar KONI Limapuluh Kota belum lama ini mengatakan, bahwa Cabor atletik Insya Allah akan mempertahankan status juara umum Porprov.
“Dengan kekuatan 24 atlet putra dan putri yang akan mengikuti semua nomor pertandingan, kita akan berjuang maksimal mempertahankan peringkat juara umum. Target kita 20 medali emas,” ucap Amrialis optimis menjawab pertanyaan media ini.
“Dibawah gembelangan pelatih Fredy dan Rori Satria Putra, anak-anak menjalankan pola latihan yang dikemas pelatih dengan penuh semangat dan kerja keras,” ujar Amrialis menambahkan.
Untuk Cabor atletik ini Kota Padang bertindak selaku tuan rumah, dan pertandingannya akan berlangsung di lapangan UNP, Air Tawar Padang. (wba)

















