Jakarta, PilarbangsaNews
Indonesia kehilangan lagi salah seorang putra terbaiknya. Mantan Menteri Sosial RI H. Bachtiar Chamsyah (81) meninggal dunia di RSCM Jakarta, hari Kamis (24/9/2026) sekitar pukul 19.20 WIB.
Sejak Kamis malam hingga jelang sholat Jumat (25/9/2026), rumah duka di Puspitek Raya, Gang Kelurahan Setu, Tangerang Selatan, ramai didatangi para pelayat, handai tolan dan warga sekitar. Mereka memperlihatkan hati yang duka sembari memanjatkan doa terbaik untuk Alm Bachtiar Chamsyah.
Tokoh-tokoh nasional yang tampak hadir antara lain Ketum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) H. Mardiono, mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo, pengusaha nasional Aburizal Bakrie, Ketua Yarsi Prof. Dr. Fasli Djalal dan mantan Wakajati Sumbar Amri Sata, SH.,MH.
Dari Sumatera Barat tampak Ketua Umum LKAAM Sumbar Prof. Dr. Fauzi Bahar, M.Si Dt. Sati, Bupati Agam Benny Warlis Dt. Batuah, Wakil Bupati Agam H. Muhammad Iqbal, SE.,M.Comm yang juga adalah putra Alm, dan Asisten III Setda Agam Syatria, S.Sos.,M.Si.
Ketum PPP H. Mardiono, Ketum LKAAM Sumbar Prof. Dr. Fauzi Bahar, M.Si Dt. Sati, Prof. Dr. Fasli Djalal dan para pelayat di rumah duka Alm Bachtiar Chamsyah.
Aburizal Bakrie yang mewakili kerabat yang hadir takziah menyampaikan sambutan dan kata-kata penghormatan kepada Alm Bachtiar Chamsyah menjelang jenazah dibawa untuk disholatkan ke masjid di komplek Kelurahan Setu.
Menurut mantan Menko Kesra itu menyebut kebaikan almarhum semasa aktif di kabinet yaitu sangat peduli kepada masyarakat terdampak bencana dan masyarakat kurang mampu. Bahkan hingga akhir hayatnya masih tetap memberi perhatian kepada masyarakat yg membutuhkan perhatian dan pertolongan.
Hal senada disampaikan Ketum PPP H. Mardiono melepas Almarhum Bachtiar Chamsyah di Masjid Nurul Hikmah Kecamatan Setu Kota Tangerang Selatan, bahwa Almarhum adalah sosok pemimpin organisasi yang mempersatukan dan merangkul semua pihak demi kemajuan.
“Sosok Pak Bachtiar Chamsyah adalah panutan kami di PPP, banyak rekam jejak yang baik dilakukan Alm selama berada di jajaran pimpinan pusat PPP maupun waktu berada jajaran legislatif DPR-RI serta sebagai menteri, dan itu akan selalu dikenang oleh kami seluruh kader PPP,” kata H. Mardiono.
Ketua Umum LKAAM Sumbar Prof. Dr. Fauzi Bahar, M.Si Dt. Sati berdoa di depan jenazah Alm Bachtiar Chamsyah
Sementara itu Ketua Umum LKAAM Sumbar Prof. Dr. Fauzi Bahar, M.Si Dt. Sati mengatakan, bahwa Indonesia kehilangan Alm Bachtiar Chamsyah, seorang sosok tokoh bangsa yang mampu merekat persatuan dari lintas etnis dan suku dengan gayanya yang bersahaja.
Sosok Alm Bachtiar Chamsyah telah mengabdikan hidupnya kepada bangsa dan negara melalui jalur legislatif dan eksekutif. Bahkan selepas menjadi Menteri Sosial periode 2001-2009, Alm yang merupakan putra terbaik Minang dengan gelar adat Datuak Marajo Nan Sati ini, tetap meluangkan waktu dengan menjadi Pembina Yayasan Syarikat Oesaha Adabiah Padang.
Kemudian Alm Bachtiar Chamsyah bersama-sama dengan Prof. Fauzi Bahar Dt. Sati menggagas berdirinya SMA Agam Cendikian dengan sistem boarding school di Maninjau, Kabupaten Agam, yang terus berkembang hingga kini.
Pemikiran dan perhatian Abang Bachtiar Chamsyah kepada Ranah Minang ini tidak pernah kurang hingga akhir hayatnya. Itu dirasakan dan diakui oleh Prof. Dr. Fauzi Bahar, yang menjadi saksi bantuan dan perjuangan Alm kepada Sumatera Barat sejak waktu menjadi anggota DPR-RI hingga menjabat Menteri Sosial RI.
Ketum LKAAM Sumbar Prof. Dr. Fauzi Bahar Dt. Sati, Bupati Agam Benni Warlis Dt. Batuah, Asisten III Setdakab Agam Syatria, S.Sos.,M.Si dan para pelayat di rumah duka Alm Bachtiar Chamsyah.
“Kita kehilangan tokoh yang peduli, suka menolong masyarakat dan memiliki gagasan cemerlang, tetapi tetap mampu menjaga sikap kritis terhadap ketimpangan dan pelanggaran. Kehilangan tidak hanya dirasakan oleh Provinsi Sumatera Barat, tetapi oleh bangsa ini,” kata Prof. Dr. Fauzi Bahar, M.Si Dt. Sati yang datang langsung untuk melayat ke rumah duka.
Bupati Agam Benni Warlis Dt. Batuah yang hadir melayat takziah, menyampaikan peran Almarhum Bachtiar Chamsyah kepada kampung halamannya, Kabupaten Agam, dari dulu hingga akhir hayatnya. Banyak pembangunan di kabupaten ini yang mendapat dukungan dan dorongan dari Alm.
Menurut Bupati Benni Warlis, salah satu lakek tangan Alm di akhir usianya adalah memajukan sektor pendidikan di Agam khususnya dan Sumatera Barat umumnya, yaitu menggagas berdirinya boarding school SMAN Agam Cendekia berlokasi di Maninjau.
Pengabdian Alm Bachtiar Chamsyah kepada kampung halamannya Kabupaten Agam diteruskan oleh putranya H. Muhammad Iqbal, SE.,M.Comm yang menjadi Wakil Bupati Agam periode 2025-2029 mendampingi Benni Warlis Dt. Batuah.
Bachtiar Chamsyah lahir di Sigli Aceh pada 31 Desember 1945. Ia menjadi Anggota DPR-RI dari Fraksi PPP pada 1992-2001 dan menjabat Menteri Sosial RI periode 2001-2009. Almarhum dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta pada Jumat (25/9/2026) sore. (gk)

















