Web Hosting
Web Hosting
Berita

Suku Jambak Bungo Pasang Baralek Gadang, Asman, S.AP Dilewakan Bergelar Datuak Tambijo

×

Suku Jambak Bungo Pasang Baralek Gadang, Asman, S.AP Dilewakan Bergelar Datuak Tambijo

Sebarkan artikel ini

Pesisir Selatan, PilarbangsaNews

Kaum Suku Jambak di Bungo Pasang, Nagari Salido, Kec. IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan, baralek gadang malewakan gelar sako adat kepada Asman, S.AP Datuak Tambijo pada Rabu (23/9/2026) pagi.

 

 

Prosesi malewakan gelar ini diawali di Kantor Kerapatan Adat Nagari (KAN) Salido yaitu pembacaan sumpah panghulu, pemasangan saluak dan keris. Kemudian Asman, S.AP Dt. Tambijo diarak dengan bendi menuju rumah gadang Suku Jambak di Bungo Pasang.

 

Tampak hadir dalam acara malewakan gelar ini Gubernur Sumbar diwakili Staf Ahli Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan Drs. Jasman Rizal, MM Dt. Bandaro Bendang, Wakil Bupati Pesisir Selatan Dr. Risnaldi Ibrahim, S.Ag.,SH.,MH Dt. Batuah, Ketua LKAAM Pesisir Selatan Drs. Syafrizal Ucok, MM Dt. Nan Batuah, Pengurus LKAAM Pessel Firman Joni Dt. Gamuak, Herlindo Azhar Dt. Rajo Alam dan Damyursal, Camat IV Jurai Abadi, S.Ag., Forkopimca IV Jurai, Ketua LKAAM IV Jurai Hen Dt. Rajo Alam Nan Putiah, dan Ketua KAN Salido Mulyandri, ST.,MM Dt. Rajo Intan.

 

Juga hadir tokoh perantau Pessel yang juga pengusaha Real Estate dari Bengkulu Syaf, Ketua Apersi Sumbar Liswendi Kamar, ST.,MM., tokoh Bungo Pasang H. Syahridal, SH., Ketua IKM Bengkulu, Ketua Arisan IV Jurai Bengkulu dan banyak perantau lainnya yang sengaja pulang kampung menghadiri melewakan penghulu ini.

 

Wakil Bupati Pessel Risnaldi Ibrahim bersama tamu undangan disambut dengan tari galombang di rumah gadang Suku Jambak Bungo Pasang 

 

Ketua LKAAM Pesisir Selatan Syafrizal Ucok Dt. Nan Batuah memesankan kepada Asman, S.AP Dt. Tambijo agar dapat melanjutkan pola kepemimpinan yang baik dari Arlim (Alm) Dt. Tambijo, baik dalam memimpin anak kemenakan di kaum, maupun dalam melestarikan dan menegakkan adat Minangkabau di dalam nagari.

 

“Sosok seorang Datuak atau penghulu adat adalah untuk menyelesaikan silang sangketo, bakato bana, bajalan lurus, menjadi contoh dan teladan dalam nagari,” kata Drs. Syafrizal Ucok, MM Dt. Nan Batuah, Wabup Pessel periode 2005-2010.

 

Karena itu, diharapkan Asman, S.AP Dt. Tambijo bersama perangkatnya dapat menjalankan perannya sebagai penghulu dengan baik dan bijaksana dalam kaumnya Suku Jambak dan perannya sebagai Niniak Mamak dalam Kerapatan Adat Nagari (KAN) Salido.

 

Harapan yang sama juga disampaikan Wabup Pessel Dr. Risnaldi Ibrahim, yang meminta Niniak Mamak itu bersifat meneduhkan suasana yang panas, meluruskan yang bengkok, dan memusyawarahkan jika ada silang pendapat dalam nagari.

 

Sebagai contoh disebutkan Wabup Risnaldi Ibrahim adalah bagaimana Niniak Mamak dalam menyikapi investasi yang masuk ke nagari. Jika masih ada yang pro kontra maka peran Niniak Mamak adalah baiyo batido, duduk bersama untuk bermusyawarah. Bukan sebaliknya justru membuat kelompok dan aksi-aksi yang merusak iklim investasi.

 

Staf Ahli Gubernur Jasman Rizal Dt. Bandaro Bendang, Wabup Pessel Risnaldi Ibrahim Dt. Batuah, Ketua LKAAM Pessel Syafrizal Ucok Dt. Nan Batuah dan para Niniak Mamak dalam acara malewakan gala Datuak Tambijo

 

“Saya berharap Niniak Mamak dapat rukun, solid dalam membina anak kemenakan. Tugas Niniak Mamak cukup berat dalam menyelamatkan anak dan keponakan, generasi muda, dari pengaruh budaya barat, Narkoba dan penyakit masyarakat lainnya,” kata Wabup Dr. Risnaldi Ibrahim.

 

Gubernur Sumbar yang diwakili Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan Drs. Jasman Rizal, MM Dt. Bandaro Bendang mengingatkan bahwa penghulu adalah suluah bendang dalam nagari untuk menegakkan adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah (ABS-SBK).

 

“Pak Datuak Tambijo yang berdomisili di Bengkulu, sering-seringlah pulang ke kampung. Tunjuk panungkek yang akan menjalankan urusan adat sehari-hari terhadap semua keponakan dalam kaum,” kata Jasman Rizal Dt. Bandaro Bendang.

 

Penghulu yang baru dilewakan Asman, S.AP Dt. Tambijo sehari-hari adalah Anggota DPRD Kota Bengkulu dengan jabatan Wakil Ketua Komisi II. Selain itu, Asman Dt. Tambijo juga berlatar belakang pengusaha bidang perumahan atau properti.

 

Berdasarkan SK.05 KAN Salido, selain penghulu Asman, S.AP Dt. Tambijo, perangkat penghulu adalah Fitra Rafdan Peto Kari (Manti), Rahma Dona Rajo Alam (Imam Khatib), Trifa Irjon Bandaro Sako (Dubalang) dan Rita Zahara Putri Ayu (Bundo Kanduang). (gk)