Web Hosting
Web Hosting
Berita

Siguntur Tua Menuju Nagari Zero New Stunting, Mencegah dari Hulu Hingga Kolaborasi Lintas Sektor

×

Siguntur Tua Menuju Nagari Zero New Stunting, Mencegah dari Hulu Hingga Kolaborasi Lintas Sektor

Sebarkan artikel ini

Pesisir Selatan, PilarbangsaNews

Berkat inovasi dan kerja keras seluruh elemen masyarakat, Nagari Siguntur Tua, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, berhasil masuk enam besar nominasi Nagari Bekinerja Baik dalam Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting tingkat Provinsi Sumatera Barat tahun 2026.

 

 

Karena itu, PJ. Wali Nagari Siguntur Tua Firmanto, S.IP., MM. bersama Tim Percepatan Penurunan Stunting Nagari yang didampingi Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Pesisir Selatan, menyampaikan langsung paparan di hadapan Tim Penilai tentang Inovasi Nagari dalam Pencegahan dalam Percepatan Penurunan Stunting pada Rabu (26/8/2026) secara during (online).

 

Ada empat kelompok inovasi yang dilakukan Nagari Siguntur Tua dalam menuju “Nagari Zero New Stunting”, yaitu Strategi PMT memastikan nutrisi tepat ke mulut anak, jaring pengaman intervensi sensitif lapis kedua, ekosistem pendanaan terkunci, dan infrastruktur kontrol dengan sistem nagari yang auto-ready.

 

Menurut Firmanto, S.IP., MM., pencegahan stunting di Nagari Siguntur Tua dimulai dari hulu, yaitu dengan pembinaan, edukasi dan aksi bergizi mulai dari remaja, calon pengantin dan ibu hamil, sehingga agar nantinya tidak muncul atau tidak lahir kembali kasus bayi stunting yang baru.

 

Kemudian, tim percepatan dan pencegahan stunting di nagari memperkuat integrasi program dan kolaborasi lintas sektor bersama stakeholder terkait, sesuai dengan kewenangan masing-masing, sehingga targetnya agar di tahun 2026 ini tidak ada lagi penderita baru stunting.

 

“Dalam program pencegahan dan percepatan penurunan stunting ini yang tidak boleh dilupakan adalah meningkatkan kapasitas dan kapabilitas seluruh Kader dan Tim TPPS Nagari. Memberikan penguatan kepada warga melalui Dasawisma agar menerapkan pola hidup bersih dan sehat serta menghidupkan kembali gerakan pemanfaatan lahan pekarangan dengan tanaman Toga, Tanaman Daun Kelor, Pucuk Katu, dan tanaman bergizi lainnya,” jelas Firmanto, S.IP.,MM.

 

Kerjasama Terintegrasi dan Kolaborasi Lintas Sektor

Dalam upaya penanganan stunting yang ada, diberikan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) khusus selama 12 hari berturut-turut bagi Balita yang berstatus stunting dan akan dilanjutkan hingga menjadi 90 hari penuh berturut-turut. Pemberian makan dilakukan secara langsung di Posyandu untuk memastikan PMT khusus tersebut benar-benar masuk ke mulut sang anak berstatus stunting.

 

Dengan inovasi yang ada ini, Nagari Siguntur Tua berkomitmen penuh untuk memastikan tahun 2026 mengeluarkan 9 dari 13 orang Balita dari status stunting. Dan sisanya sebanyak 4 orang akan dituntaskan keluar dari status stunting pada tahun 2027 yang akan datang.

 

Jadi, tekad Nagari Siguntur Tua mengentaskan stunting bukanlah dengan menyembunyikan angka demi apresiasi, tapi dengan keberanian melihat data rill di lapangan, ketegasan mengunci komitmen anggaran dan konsistensi memastikan gizi tepat menyasar langsung ke mulut anak nagari yang berstatus stunting.

 

“Alhamdulillah kita berhasil lolos enam besar tingkat Sumbar dalam percepatan dan pencegahan stunting ini adalah buah dari kerja keras seluruh elemen masyarakat di nagari tanpa terkecuali, serta adanya dukungan kerjasama terintegrasi dan kolaborasi lintas sektor bersama stakeholder terkait secara optimal. Kita berharap dengan inovasi yang ada kita bisa menjadi yang terbaik untuk tingkat Sumatera Barat,” kata PJ. Wali Nagari Siguntur Tua Firmanto, S.IP.,MM.

 

Pemaparan PJ. Wali Nagari Siguntur Tua Firmanto, S.IP.,MM ini dihadiri secara online (during) oleh Sekda Kabupaten Pessel yang diwakili oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, Kadis PMD Kabupaten Pesisir Selatan beserta Kabid Kelembagaan, Kadis Kesehatan, PPKB Kab. Pessel, Kepala Bapperida Kab Pessel dan Camat Koto XI Tarusan diwakili oleh Sekretaris Kecamatan.

 

Sedangkan yang hadir mendampingi secara langsung di Kantor Wali Nagari adalah Tenaga Pendamping Desa Kecamatan Koto XI Tarusan, Bidan Desa Posyandu ILP Siguntur Tua, Bamus Nagari Siguntur Tua, Perangkat Nagari, TP -PKK Nagari Siguntur Tua, Pengurus dan Kader Posyandu 6 SPM, Kader Pembangunan Manusia (KPM), Tim Pendamping Keluarga (TPK), Tokoh Masyarakat (mantan Wali Nagari Siguntur Tua beserta istri), Pendamping PKH Nagari Siguntur Tua, Penyuluh KB dan masyarakat nagari yang sempat hadir dalam acara tersebut. (gk)