Padang, PilarbangsaNews
Dosen Program Studi Psikologi Islam UIN Imam Bonjol Padang, Rena Kinnara Arlotas, memberikan edukasi tentang pencegahan bullying kepada siswa baru MAN 2 Padang dalam kegiatan Masa Ta’aruf Murid Madrasah (Matamuda), Rabu (15/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Hall Umar bin Khattab MAN 2 Padang itu bertujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai dampak perundungan serta pentingnya menciptakan lingkungan madrasah yang aman dan nyaman bagi semua.
Dalam pemaparannya, Rena mengingatkan siswa agar tidak merasa sendirian ketika menjadi korban bullying. Menurut dia, ada banyak pihak yang siap memberikan dukungan dan perlindungan kepada korban.
“Walaupun kita dibully, ingatlah ada banyak orang yang melindungi kita. Ada guru, orang tua, teman, dan pihak sekolah yang siap membantu ketika kita menghadapi masalah,” kata Rena.
Ia mengatakan korban bullying perlu berani menyampaikan ketidaknyamanan yang dirasakan. Sikap tegas, menurut dia, dapat menjadi langkah awal untuk menghentikan perilaku perundungan.
“Jangan hanya diam ketika diperlakukan tidak baik. Sampaikan bahwa kita tidak nyaman dengan perlakuan tersebut. Katakan, saya tidak suka kamu perlakukan seperti ini’,” ujarnya.
Rena menjelaskan bahwa bullying tidak hanya berdampak pada korban, tetapi juga dapat merugikan pelaku dan lingkungan sekitar. Karena itu, setiap siswa perlu membangun sikap saling menghargai dalam pergaulan sehari-hari.
“Bullying merupakan tindakan yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain. Karena itu, mari kita ciptakan lingkungan yang penuh empati, saling menghargai, dan tidak menjadikan ejekan sebagai bahan bercanda,” katanya.
Ia berharap para siswa baru dapat menjadi bagian dari budaya madrasah yang positif dan saling mendukung. Menurut dia, lingkungan belajar yang sehat akan membantu siswa berkembang secara optimal, baik dari sisi akademik maupun sosial.
Para siswa tampak antusias mengikuti materi dan aktif dalam sesi tanya jawab. Mereka diharapkan memahami bahaya bullying serta membangun lingkungan madrasah yang aman dan penuh empati. (Arul)














