Pekanbaru, PilarbangsaNews
Pemerintah Kota Pekanbaru terus berupaya menjaga stabilitas harga bahan pokok dengan menggelar operasi pasar murah disetiap 15 kecamatan pada momentum Safari Ramadhan Wali Kota Pekanbaru H.Agung Nugroho dan Wakil Wali Kota Pekanbaru H. Markarius Anwar.
Kegiatan ini bertujuan untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan bahan pokok dengan harga lebih terjangkau, sejalan dengan arahan Wali Kota dalam rangka Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) di bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri 1446 H/2025 M.
Plh. Kadisperindag kota Pekanbaru Harry Pratama S.STP mengatakan hingga saat ini operasi pasar murah telah terlaksana di empat kecamatan yakni Kecamatan Kulim, Kecamatan Rumbai Barat, Kecamatan Rumbai dan Kecamatan Bukit Raya, kegiatan ini akan terus berlanjut hingga seluruh kecamatan mendapatkan giliran.
“Kehadiran kami disini untuk memastikan bahwa khususnya masyarakat setempat dapat membeli bahan pokok dengan harga di bawah pasar. Misalnya, jika operasi pasar berlangsung di Kelurahan Tangkerang Utara, maka hanya warga ber-KTP setempat yang bisa berbelanja,” ujar Harry, Minggu (16/03/2025).
Untuk diketahui, berbagai komoditas bahan pokok tersedia dalam pasar murah ini, termasuk beras SPHP kemasan 5 kg seharga Rp55.000, minyak goreng kemasan 1 liter Rp13.500, serta gula pasir 1 kg seharga Rp15.000.
Menurut Harry, dalam menjalankan pasar murah tersebut pemerintah kota Pekanbaru bekerja sama dengan Riau Pangan Bertuah untuk menyediakan bahan pangan segar seperti cabai merah, bawang merah, kentang, dan telur dengan harga lebih murah dibandingkan pasar tradisional.
“Alhamdulillah antusiasme warga terhadap pasar murah ini terbilang tinggi. Banyak masyarakat memanfaatkan kesempatan untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau, terutama di tengah naiknya harga bahan pangan di pasaran,” jelas Harry.
Terakhir ia berharap kegiatan pasar murah ini dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan harga lebih ringan.
“Dengan adanya operasi pasar ini, diharapkan daya beli masyarakat tetap terjaga dan lonjakan harga bahan pokok bisa ditekan. Kedepan pemerintah kota Pekanbaru berkomitmen untuk terus menggelar program-program serupa demi kesejahteraan masyarakat,” tutupnya. (Mirza)













