Payakumbuh, PilarbangsaNews
Kota Payakumbuh, untuk sementara telah dipastikan meloloskan 5 orang atlet dan satu pelatih yang akan menjadi kontingen Sumbar nanti pada ajang PON Beladiri 2025 yang bakal dihelat medio Oktober 2025 mendatang di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.
Kelima orang atlet itu, masing-masing Muhammad Dzaky dan Aisyatul Futri, keduanya dari cabang Pencak Silat. Selanjutnya, Suci Kurnia Dewi, Rani Triarti Putri, dan Raisyadina Mudzaffar, ketiganya dari cabang Kempo. Sementara satu orang pelatih Kempo atas nama Saidina Irawan.
Informasi itu disampaikan oleh Ketua KONI Kota Payakumbuh, Yengki Otrio kepada PilarbangsaNews, Selasa (2/9/2025) sore.
Kelima talet itu merupakan hasil Kejurda dari kedua cabang olahraga tersebut belum lama ini. “Ajang Kejurda sekaligus merupakan seleksi untuk PON Beladiri. Peraih emas pada Kejurda akan menjadi anggota kontingen Provinsi Sumbar,” kata Yengki menjelaskan.

Atlet peraih medali emas dalam Pencak Silat putra
Yengky mengaku bangga dengan hasil yang diraih atlet dua cabor ini. “Kita bangga dengan hasil Kejurda Pencak Silat dan Kempo ini. Kita masih punya peluang menambah jumlah atlet yang lolos ke Kudus, seperti di cabang olahraga Tarung Drajat, Judo, Karate, dan laiinnya,” ulas Kerua KONI itu.
Terakhir dikatakan Yengki, marilah berdoa agar atlet-atlet Payakumbuh bertambah jumlahnya yang lolos, dan meraih hasil terbaik pada iven tingkat nasiomal tersebut.
PON Beladiri tahun 2025 ini merupakan untuk pertama kali digelar. Iven tersebut merupakan inovasi KONI Pusat yang berkolaborasi dengan pihak ketiga (swasta).
PON Beladiri pertama ini dapat dukungan penuh dari Djarum Foundation, Kudus. Semua pertandingan dari 10 cabor yang terlibat di ajang ini akan berlangsung di GOR Djarum Kaliputu, Kabupaten Kudus.
Sepuluh cabang olah raga yang menjadi peserta PON Beladiri yang akan berlangsung dua tahun sekali itu, masing-masing Pencak Silat Tarung Drajat, Karate, Taekwondo, Gulat, Judo, Jijitsu, Sambo, Kempo dan Wushu. (wba)











